Fiorentina mengamankan peluang finis di papan Liga Eropa setelah melumat Parma 3-0 pada giornata ke-36 di Stadio Artemio Franchi, Selasa (19/5) dinihari WIB. Capaian klub berjuluk La Viola ini membuat membangkitkan gairah sang pelatih, Vincenzo Montella.
Dalam duel ini Fiorentina yang melakoni sebagai tuan rumah ungÂgul lebih dulu. Sepakan Gonzalo Rodriguez sukses menjebol jala yang dijaga Mirante pada menit ke-13. La Viola menggandakan keunggulan 18 menit kemuÂdian lewat aksi Alberto Gilardino, yang memanfaatkan sepak pojok Matias Fernandez.
Ini adalah gol ke-12 La Viola yang tercipta melalui situasi tendangan penjuru, dan terbanyak di antara tim-tim Serie A. Gol Mohamed Salah pada menit ke- 56 mengunci kemenangan Fiorentina, karena hingga pertandingan berakhir, tim tamu tidak mampu mencetak gol balasan.
Dengan kemenangan ini, jumÂlah poin Fiorentina bertambah menjadi 58 poin menyalip Genoa dengan menduduki peringkat keliÂma. Hasil ini lumayan menghibur para suporter setia Fiorentina. Pasalnya, sebelum laga ini La Viola gagal melaju ke final denÂgan kekalahan agregat 5-0 dari Sevilla. depan publiknya sendiri dipecundangi 0-2 oleh Sevilla di semi-final Liga Europa, Jumat (15/5).
Hasil positif ini juga membuat pelatih, Vincenzo Montella yang sempat diisukan bakal hengkang karena merasa tak sanggup mengasuh timnya sekarang kembali bersemangat. Sebelumnya, legenda AS Roma ini santer digosipkan sedang membuka lowongan kepada klub lain. Beberapa kali disebut-sebut bakalan menjadi suksesor dari Filippo Inzaghi di AC Milan, atau kembali ke Giallorossi menggeser Rudi Garcia Namun, Montella segera meluruskan isu itu. "Saya memuÂtuskan bertahan di Florence," jelas Montella.
Sementara bagi Parma, hasil ini semakin membuat masa depan mereka semakin suram. Pihak pengelola Parma yang tadinya mengumumkan harga jual klub yang dibanderol 20 juta Euro kini terpaksa harus membanting harga dengan diskon nyaris mencapai 50 persen. Sampai saat ini klub berjuluk I Gialloblu itu belum mendapat tawaran pembelian dari pihak manapun hingga saat ini. Oleh karena itu, Parma memuÂtuskan untuk menurunkan harga jual klub menjadi hanya 11,25 juta Euro.
"Belum ada tawaran resmi untuk pembelian Parma yang dikirim kepada Julius Almansi, yang ditunjuk oleh hakim Pietro Rogato untuk mengurusi penjualan Parma. Tenggat waktu untuk tender adalah 22 Mei," tulis pengumuman resmi klub.
Kekalahan atas Fiorentina diyakini akan membuat harga Parma bakal turun lagi menjadi 25 persen pada pelelangan selanjutnya. Musim 2014/15 menjadi musim terkelam bagi Parma setÂelah dinyatakan bangkrut pada Maret lalu dengan utang mencapai 218 juta Euro.
Mereka juga berulang kali mengalami pergantian kepemilikan di musim ini, mendapat pengurangan poin dalam tiga kali kesempatan, dan akhirnya dipastikan terdegradasi ke Serie B pada April lalu.
Hanya memiliki 17 poin, pantas memang jika mereka berada di urutan terbontot dari 20 klub Seri A. Dari 36 kali laga Parma sudah menciptakan 24 kali kekalahan, enam kali menang, dan sisanya seri. ***