Menjamu Avant Guingamp menjadi ujian penting bagi Paris Saint Germain yang baru saja menduduki puncak Ligue 1. Les Parisiens mesti ingat, tim tamu pernah mengalahkan mereka pada awal musim lalu.
Bila kekalahan itu terulang, jalan PSG meraih gelar Ligue 1 musim ini memang bisa tersenÂdat. Apalagi mereka hanya ungÂgul dua poin dari Olympique Lyonnais yang menguntit di posisi kedua klasemen. Dengan tiga pertandingan yang masih tersisa, sangat mungkin PSG disalip Lyon.
Itu sebabnya pelatih Laurent Blanc melarang anak asuhnya seÂsumbar. Menurutnya, pertandingan nanti bakal berjalan ketat. Blanc tahu persis Guingamp adalah tim keras kepala.
"Saya tidak ingin tim bergejoÂlak terlalu jauh masih ada laga di depan menghadapi Guingamp," katanya dikutip
Canal Plus. Gelandang PSG, Thiago Motta, mengakui timnya saat ini sedang kelelahan. Kondisi ini tentu tidak bagus, karena setelah meladeni Guingamp, mereka masih harus menghadapi Montpellier dan Reims.
"Kami tidak boleh melakuÂkan kesalahan, karena sekecil apapun bisa berakibat fatal," ujar Thiago Motta.
PSG adalah juara Ligue 1 dalam dua musim sebelumnya. Bila musim ini mereka kembali finis di peringkat pertama klaseÂmen, maka ini akan menjadi gelar ketiga mereka dalam tiga musim alias
hat-trick. Blanc yakin, stamina para pemain dalam kondisi terbaik dalam tiga pekan ke depan. "Kami punya waktu dan cara untuk memulihkan stamina," katanya.
Les Parisiens harus mencamÂkan pesan sang pelatih, sebab Guingamp berpotensi besar menÂjegal laju Ibrahimovic dkk.
Meski posisi Guingamp beÂrada di urutan ke-10 terpaut jauh dari Les Parisiens, tapi anak asuh Jocelyn Gourvennec itu punya rekor baik.
Pada tiga laga terakhirnya, mereka tak terkalahkan. Teranyar, akhir pekan lalu klub berjuluk ‘Pasukan Petani’ ini menghajar Reims 2-0. Skor serupa juga diÂtorehkan pada laga sebelumnya dengan mempecundangi Caen, Minggu (26/4).
Catatan apik itu diharapkan sang pelatih, Gourvennec bisa berlanjut saat melawat ke Parc des Princes pada laga journee ke-36 nanti.
"Kami bisa memastikan bahwa kami mampu melanjutkan penampilan terbaik," kata pelatih yang kini berusia 43 itu di situs resmi klub.
Mengingat lawannya kali ini PSG bikin Gourvennec mesti kembali menguatkan lini beÂlakang. Pertahanan PSG yang makin menguat maka format Guingamp 4-5-1 diganti dengan formasi 4-4-2.
Christophe Mandanne dan Marveaux harus memaksimalÂkan perannya yang dipercaya sebagai taring untuk mengoyak gawang PSG.
Lemaitre, Sorbon, Baca dan Kerbat sudah diamanahkan untuk membantu tugas kiper sterilisasi gawang dari muntahan tuan rumah. ***