Berita

jokowi/net

Presiden Jokowi: Indonesia Segera Kirim Tim SAR ke Nepal

SENIN, 27 APRIL 2015 | 08:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Jokowi menyampaikan kesiapan Pemeritah RI untuk membantu Nepal untuk mengatasi masalah yang muncul pasca terjadinya bencana gempa bumi berkekuatan 7,9 Skala Richter (SR) di negara itu pada Sabtu lalu (25/4).

"Indonesia sedang menyiapkan pengiriman tim SAR, tim media, dan bantuan medis untuk membantu bencana gempa di Nepal," kata Presiden Jokowi kepada wartawan di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu malam (26/4).

Seperti dilansir dari laman setkab.go.id, Presiden Jokowi berada di Kuala Lumpur, Malaysia, untuk kunjungan kerja guna menghadiri KTT ASEAN ke-26, yang akan dibuka hari ini (Senin, 27/4).


Sebelumnya Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI telah menyampaikan duka cita mendalam atas korban jiwa besar yang terjadi akibat gempa bumi di Nepal.

Gempa berkekuatan 7,9 SR mengguncang Nepal pada Sabtu tengah hari (25/4) terjadi saat jam sibuk kerja. Akibatnya, banyak korban terjebak dalam reruntuhan bangunan yang ambruk setelah gempa bumi yang menghancurkan lembah Kathmandu yang padat penduduk.

Gempa yang berpusat sekitar 80 km timur kota Pokhara (kota kedua terbesar di negara itu) sangat merusak dan tergolong dangkal.

Kementerian Dalam Negeri Nepal menyebutkan korban tewas mencapai 1.805 dengan sekitar 4.700 orang lainnya terluka. Setidaknya 300 orang tewas di Ibukota Kathmandu yang berpenduduk sekitar satu juta orang. [rus]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Indeks Kecakapan Bahasa Inggris di Indonesia Masih Rendah, Ini Sebabnya

Selasa, 09 Juni 2026 | 22:16

Putusan Kasasi MA Sengketa Lahan Digugat, Prinsipal Lapor Badan Pengawas

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:53

KPK dan Polri Ternyata Lakukan Joint Investigation dalam OTT Bupati Muara Enim

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:44

Badak Kalimantan Terakhir di Alam Liar Segera Dievakuasi

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:16

Nadiem Kecewa Replik Jaksa Abaikan Fakta Persidangan

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:05

Budi Bantah Ditawari Jadi Menkeu: Sekarang Masih Menkes!

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:00

Citizen Lawsuit, Rangkap Jabatan Otto Hasibuan Digugat ke Pengadilan

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:52

DEN Ingatkan Risiko Inflasi Imbas Rupiah Melemah

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:45

Besok Prabowo ke Lampung, Tinjau RSUD Krui

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:36

Luhut: 80 Persen Data Pemerintah Sudah Terhubung Lewat GovTech Berbasis AI

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:21

Selengkapnya