Berita

Pasokan Minyak Goreng Tak Terganggu Program Biodesel Berbahan Minyak Sawit

SENIN, 13 APRIL 2015 | 19:44 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sinar Mas menggelar bazar murah minyak goreng di Kantor Sekretariat RW 09, Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Managing Director Sinar Mas Gandhy Sulistiyanto mengatakan tujuan digelarnya bazar menunjukkan kepada masyarakat pasokan minyak goreng tidak akan terganggu oleh program pemerintah meningkatkan campuran biodiesel berbahan baku minyak kelapa sawit dalam solar bersubsidi.

"Ini juga kepedulian terhadap sesama dan sosialisasi penggunaan minyak goreng kemasan," terang Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto seusai mendampingi Menteri Perdagangan Rachmat Gobel melakukan penjualan bagi masyarakat.


Bazar yang digelar kemarin dan dibuka Menteri Perdagangan Rahmat Gobel. Di lokasi, tersedia lebih dari 5.000 liter minyak goreng kemasan, dimana warga dapat membelinya dengan harga Rp 9.000 per liter pada saat harga pasar hampir menyentuh Rp 15.000 per liter. Kemitraan dengan Kemendag sepanjang tahun ini telah berlangsung dalam 4 kegiatan, dimana 2 diantaranya dihadiri Menteri Perdagangan. Kali ini turut hadir menyemarakkan bazaar, aktris dan model, Olga Lydia.

Selama ini, kegiatan sejenis telah dilaksanakan Kementerian Perdagangan dalam bentuk kegiatan pasar murah di berbagai daerah dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat tidak mampu melalui penyediaan barang kebutuhan pokok dengan harga murah.

"Kegiatan bazar murah minyak goreng diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau," ujar Mendag.

Dalam sambutannya kepada masyarakat, Mendag juga menyampaikan bahwa guna menjamin higienitas, terpenuhinya hak konsumen dan kestabilan harga minyak goreng, maka pemerintah akan menerapkan kebijakan wajib kemas dan SNI untuk minyak goreng berbahan baku sawit yang akan berlaku mulai tanggal 27 Maret 2016.

"Untuk itu diimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu membeli minyak goreng sawit dalam kemasan yang berlabel dan bertanda SNI," pungkas Mendag.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya