Berita

Politik

Jokowi Harus Tegas, Pecat Puan Maharani dari Kabinet Kerja

MINGGU, 12 APRIL 2015 | 13:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Struktur Kepengurusan PDI Perjuangan yang baru kembali menempatkan Puan Maharani sebagai pengurus DPP bidang politik. Bukankah Presiden Jokowi menyuruh untuk melepaskan jabatan di partai kepada para menteri!

"Ini bukti bahwa Presiden Jokowi tidak bisa berbuat apa-apa. Revolusi mental ala Jokowi hanya bualan untuk menarik simpati rakyat," kata Direktur Gaspol Indonesia Virgandhi Prayudantoro dalam keterangannya, Minggu (12/4).

Menurut dia Presiden Jokowi harusnya tegas dan konsisten dengan janjinya bahwa seseorang yang menjadi menteri harus melepaskan jabatan di partai. Karena itulah pilihan bagi Puan saat ini adalah, jika mau tetap menjadi pengurus partai maka dia harus dicopot atau mundur dari jabatan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dan begitu juga sebaliknya.


Rakyat, katanya, sangat berharap banyak terhadap Jokowi-JK sebagai pemimpin mereka tetapi nyatanya banyak gejolak yang silih berganti dalam pemerintahan yang membuat kepentingan untuk rakyat dinomorduakan. Harapan dan amanah yang besar rakyat Indonesia harus menjadi prioritas dari pemerintah untuk segera direalisasikan, bukan malah terus berputar-putar dalam masalah golongan dan partai politik.

"Jokowi harus buktikan bahwa revolusi mental bukan hanya bualan belaka, sekarang waktunya kerja bukan hanya pencitraan," tutupnya.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya