Berita

Nusantara

DPD Dorong Tambora Kawasan Strategis Nasional

MINGGU, 12 APRIL 2015 | 07:57 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sesuai karater dan potensi alam yang ada, kawasan Gunung Tambora semestinya dapat menjadi Kawasan Strategis Nasional. Dengan status tersebut diharapkan Tambora akan bisa dikelola lebih intensif dan terpadu sehingga mempunyai daya tarik yang besar baik untuk wisata maupun bisnis.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Farouk Muhammad saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam peringatan 200 tahun letusan Gunung Tambora di kawasan sabana Doro Ncanga, Dompu, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (11/4).

"Saya masih menyesalkan dalam peraturan tata ruang, Tambora masih dikategarikan sebagai Kawasan Strategis Provinsi," tegasnya.


Doktor lulusan Universitas Florida ini juga memberikan penghargaan yang besar atas peran serta dan partisipasi semua pihak untuk ikut serta mensukseskan acara peringatan 200 tahun meletusnya Gunung Tambora.

Farouk yang merupakan senator asli dari NTB sangat mengapresiasi perhatian Pemeritah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Dompu yang telah bersinergi dan berkerja keras dalam menyelenggarakan acara "Tambora Menyapa Dunia" untuk menandai dua abad meletusnya Gunung Tambora. Selain itu, Farouk juga sangat menghargai kesediaan dan komitmen Presiden Joko Widodo dalam menghadiri serta mendukung acara tersebut.

Dalam kesempatan tersebut salah satu dukungan Presiden, selain menghadiri peringatan dua abad meletusnya gunung Tambora, juga menetapkan kawasan gunung Tambora menjadi Taman Nasional Gunung Tambora (TNGT).

"Pelajaran dari Tambora mengingatkan kita semua betapa dibalik setiap musibah selalu ada hikmah yang tak terduga dan dapat dijadikan pelajaran berharga. Kita senantiasa waspada dan prefentif dalam antisipasi bencana dalam bentuk apapun, untuk mengurangi dampaknya," tukas Farouk.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya