Berita

yusril ihza mahendra/net

Hukum

Tergugat Menkumham Tak Siap Jawaban, Yusril pun Berkicau di Twitter

KAMIS, 09 APRIL 2015 | 15:46 WIB | LAPORAN:

Sidang gugatan penetapan SK Menteri Hukum dan HAM atas kepengurusan Partai Golkar kubu Agung Laksono berlanjut di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Jakarta Timur, hari ini (Kamis, 8/4).

Agenda kali ini mendengarkan jawaban pihak tergugat dalam hal ini, Menkumham, Yasonna Laoly dan tergugat II intervensi dari pihak Agung Laksono. Namun pihak tergugat tidak siap dengan jawabannya. Hakim Teguh Satya Bhakti yang memimpin persidangan pun kembali menunda hingga Senin depan (18/4).

Menanggapi penundaan agenda sidang hari ini, kuasa hukum Golkar Munas Bali, Yusril Ihza Mahendra menyesalkannya. Ia pun meminta agar persoalan di tubuh Golkar segera dituntaskan.


"Konflik internal Golkar ini agar segera selesai dan tidak berlarut-larut yang dapat merugikan dinamika kehidupan bangsa," kicau Yusril melalui akun twitter @Yusrilihza_Mhd, beberapa saat lalu.

Yusril menambahkan bahwa pihaknya menolak seluruh dalil jawaban dari tergugat intervensi. Untuk itu kubu Aburizal Bakrie tidak akan menyampaikan replik.

"Kalau tidak ada replik maka otomatis tidak ada duplik. Kami minta agar pemeriksaan langsung kepada alat bukti utk memeriksa bukti surat, setetalah bukti surat langsung pemeriksaan ahli dan kesimpulan. Dengan demikian sidang akan lebih cepat untuk ambil keputusan," tulis Yusril, mengakhiri.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya