Berita

Bisnis

Lixil Water Technology Rajai Pasar Dunia

RABU, 08 APRIL 2015 | 23:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Awal April 2015, LIXIL Water Technology (LWT) mulai beroperasi. ‎Perusahaan yang bermarkas di Luxembourg dan dipimpin oleh David J. Haines, Chairman dan CEO of the Board dari GROHE Group S.àr.l ini beroperasi di 150 negara. LWT mengelola dua pusat riset dan pengembangan terkemuka di Jerman dan Jepang dan 50 fasilitas produksi termodern di dunia.

LIXIL Water Technology (LWT) adalah bagian dari LIXIL Corporation yang telah mengantongi izin resmi untuk memulai operasi globalnya dalam empat bisnis inti, LIXIL Water Technology, LIXIL Housing Technology, LIXIL Building Technology dan LIXIL Kitchen Technology, dengan merek-merek seperti GROHE, American Standard, Joyou dan LIXIL, dan LWT yang menduduki posisi terdepan di pasar-pasar utama penting dunia.

Posisi ini mencakup empat wilayah penjualan Jepang, EMEA, Amerika dan Asia. Masingâ€"masing wilayah setidaknya terdapat satu dari empat merek unggulan LWT.


Keunggulan struktur penjualan global LWT ditandai oleh keragamannya, meliputi berbagai merek, pasar, kategori produk dan berbagai jaringan penjualan. LWT yakin mampu dan siap menyediakan solusi profesional kamar mandi terlengkap dan unik. Bisnis-bisnis LWT telah berhasil menunjukkan kinerja  yang mengesankan dan potensi pertumbuhan yang signifikan.

‎"Salah satu kekuatan khusus dari LIXIL Water Technology terletak pada perpaduan berbagai latar belakang keahlian yang telah terbukti di bidangnya," kata David J. Haines dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Rabu (8/4).

Diungkapkannya, semua merek dalam bisnis global mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan sukses.

"Pada saat yang sama, masing-masing brand value akan terus dikedepankan  dan tiap-tiap dari brand tersebut akan tetap independen dalam LWT."

Berkantor pusat di Tokyo, LIXIL Corporation adalah pemimpin global di industri produk dan jasa  bahan bangunan, produk dan layanan bisnis. Sumber keberhasilan LIXIL terletak pada investasi dalam inovasi teknologi yang berkelanjutan dalam memperbaiki kualitas hidup manusia.

‎"Merek-merek LIXIL hadir di 150 negara dan bisnis kami mempekerjakan lebih dari 80.000 orang di seluruh dunia. LIXIL menyatukan teknologi, kualitas, desain dan keberlanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia di seluruh dunia," katanya.

LIXIL Group Corporation adalah kelompok perusahaan yang bergerak di bisnis yang luas, berhubungan dengan perumahan, mulai dari produksi dan penjualan bahan bangunan dan peralatan rumah dan pengelolaan Home Centers dan jaringan waralaba homebuilding, dan layanan real estate.

Anak perusahaan Lixil Corporation di Indonesia adalah PT American Standard Indonesia, yang bergerak dalam produksi perlengkapan kamar mandi. Lixil hadir di Indonesia dengan brand American Standard. PT American Standard Indonesia berfokus pada pasar kelas menengah dan atas. Saat ini, pangsa pasar produk American Standard di Indonesia sekitar 20 persen.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya