Berita

teguh santosa/net

Kembali Diluruskan, Kim Jong Un Tak Akan Hadiri Peringatan KAA di Bandung

MINGGU, 05 APRIL 2015 | 19:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Meski sudah diluruskan, sebagian kalangan masih mempertanyakan kabar kehadiran pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un di peringatan Konferensi Asia Afrika ke-60 di Bandung. Hal ini setidaknya terlihat saat Sekretaris Jenderal Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea Utara, Teguh Santosa, berkunjung ke Bandung, Kamis (2/4) lalu.

"Beberapa teman jurnalis masih mengira Kim Jong Un akan datang ke Bandung untuk menghadiri peringatan 60 tahun KAA. Saat bertemu saya mereka bertanya apakah benar Kim Jong Un akan datang," ujarTeguh melalui akun Facebook-nya, Minggu (5/4).

Teguh berkunjung ke Bandung untuk menemani dua sahabatnya dari Korea Utara, Kim Un Chol dan Ri Yong Min, yang baru datang dari Pyongyang. Kedatangan mereka ke Indonesia untuk mempersiapkan cetakan kedua buku "President Sukarno and President Kim Il Sung" yang ditulis Rachmawati Soekarnoputri. Di Bandung, Teguh antara lain menemani Kim dan Ri yang ingin berkunjung ke sel Bung Karno di Penjara Bantjeuy, Gedung Indonesia Menggugat, dan Gedung Merdeka.


Kabar Kim Jong Un akan hadir di Bandung sebelumnya diberitakan dengan mengutip pernyataan Walikota Ridwan Kamil. Terbaru, kabar serupa diberitakan dengan mengutip pernyataan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Setiap kali ada kabar itu, kata Teguh, pihak Kedutaan Besar Korea Utara di Jakarta selalu menghubungi dirinya, bertanya sumber kabar tersebut dari mana. Pihak Korea Utara bingung mengapa ada informasi Kim Jong Un akan hadir. Dubes Ri Jong Ryul pun, sebut Teguh, sudah pernah menyampaikan bantahan.

"Informasi resmi yang saya tahu, delegasi Korut akan dipimpin Presiden Presidium Majelis Tertinggi Rakyat, Kim Yong Nam, yang sudah beberapa kali ke Indonesia," kata Teguh.

Selain itu, dosen FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini juga mengatakan, undangan yang dikirim Kementerian Luar Negeri RI untuk peringatan KAA di Bandung ditujukan kepada Presiden Kim Yong Nam. Undangan disampaikan saat Dubes Bambang Hiendrasto menyerahkan surat kepercayaan kepada Kim Yong Nam pada Januari 2015 lalu.

"Terlepas dari kekeliruan ini, kami dari Perhimpunan Persahabatan Indonesia Korut berterima kasih atas antusiasme kawan-kawan semua," demikian Teguh.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya