Berita

PILBUP SUKABUMI

Koalisi PDIP, PKB dan PPP Layu Sebelum Berkembang

JUMAT, 03 APRIL 2015 | 03:10 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Nasib koalisi PDIP, PKB dan PPP di Pilkada Kabupaten Sukabumi yang akan digelar Desember 2015 terancam layu sebelum berkembang.

"Memang diantara kami bertiga sudah ada komitmen lisan untuk bekerjasama. Tapi karena ada faktor X saat pembicaraan pasangan paket jadi retak lagi," kata politisi PKB, Sesep Sahyarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui sambungan telepon, Kamis (2/4).

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi ini tak memungkiri faktor X tersebut terkait komitmen dan kesanggupan menyediakan dana untuk kampanye. PKB dan PPP berhak mamajukan kadernya sebagai calon karena sama-sama memiliki empat kursi DPRD, untuk melengkapi PDIP yang punya tujuh kursi.


"Kalau (dana) seadanya mungkin bisa, tapi kalau harus besar lain lagi," imbuh Sesep.

Komunikasi untuk mengukuhkan koalisi memang terus dilakukan. Baru-baru ini, kata Sesep, perwakilan partainya sudah bertemu dengan orang-orang PPP dan PDIP untuk bertukar pikiran bagaimana mengakhiri kebuntuan.

Meski demikian, katanya, partainya belum bersikap akan mengalihkan arah koalisi. Komunikasi dengan partai lain terus dilakukan namun belum ada arah jelas bakal berakhir pada kesepakatan hitam diatas putih.

"Sampai hari ini kita masih meraba-raba," tukasnya.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya