Berita

jokowi-jk/net

Politik

JK Bantah Retak dengan Jokowi

KAMIS, 02 APRIL 2015 | 05:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Wakil Presiden Jusuf Kalla membantah jika disebut hubungannya retak dengan Presiden Joko Widodo. Dia merasa hubungannya dengan Jokowi berlangsung harmonis alias tidak ada konflik.

"Tidak ada ada konflik, tadi baru sarapan (bareng), tiga kali sehari sama presiden," kata JK dalam talkshow Mata Najwa yang dipancarluaskan oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional, Rabu malam (1/4).

JK juga membantah disebut ada riak-riak dalam hubungannya dengan Jokowi memasuki lima bulan pemerintahan. JK memastikan anggapan bahwa 'bulan madu' antara dirinya dengan Jokowi berakhir dua bulan pertama pemerintahan tidaklah benar. Hingga saat ini 'bulan madu' masih berlangsung.


"Kalau bulan madu masa ada riak, nggak lah," katanya.

Sebagai RI 2, JK sadar betul akan perannya. Diakui JK, sejauh ini ada perbedaan yang dirasakan saat menjabat Wapres SBY dengan Wapres Jokowi meskipun pada dasarnya tugasnya adalah sama, yakni membantu preisden. Perbedaan ini terkait dengan karakter dan cara kerja berbeda antara SBY dengan Jokowi.

"Pak SBY bukan Pak Jokowi, Pak Jokowi bukan Pak SBY, jadi bagi saya bagaimana bekerjasama saja membantu. Peran tetap saja bagaimana melaksanakan secara bersama-sama pemerintahan. Bahwa caranya berbeda pastilah, wapres yang menyesuaikan," paparnya.

Perbedaan paling mencolok diakui JK adalah mengenai blusukan.

"Kalau Pak Jokowi punya kemampuan pergi dan selalu blusukan tentu saya kurang disitu. Pak SBY tidak sebanyak itu, jadi saya banyak pergi, di balik-balik saja," demikian JK.[dem]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya