Berita

Pertahanan

Pangkostrad: Dinamika Tugas Kedepan Makin Kompleks

RABU, 01 APRIL 2015 | 23:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dinamika tugas yang dihadapi prajurit saat ini dan kedepan semakin kompleks dan tidak ringan. Diperlukan keunggulan kekuatan militer, khususnya satuan Kostrad guna menangkal berbagai ancaman.

Demikian disampaikan Pangkostrad Letjen TNI Mulyono dalam amanahnya saat memimpin Acara Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira Makostrad periode 1 April  2015 di Ruang Mandala Makostrad, Jakarta Pusat, Rabu (1/4).

Menurut dia berbagai dimensi ancaman lingkungan strategis baik pada tataran global, regional maupun nasional yang berkembang secara dinamis, fluktuatif dan kompetitif dapat mempengaruhi situasi pada negara kita. Oleh karena itu dalam mengawaki organisasi Kostrad mutlak dituntut kualitas dan kapabilitas perwira untuk senantiasa mampu mengantisipasi dan mensiasati serta mendapatkan solusi yang tepat dalam menyelesaikan setiap permasalahan melalui upaya-upaya yang konkret, kreatif dan konstruktif.


Tidak berlebihan, katanya lagi, jika kenaikan pangkat dapat menjadi sumber motivasi dan inspirasi, sehingga tumbuh semangat kejuangan yang tinggi dan semangat pengabdian yang terbaik.

"Pelihara dan kembangkan terus profesionalisme, motivasi untuk berprestasi dan selalu ingin mempersembahkan karya-karya terbaik bagi kemajuan satuan Kostrad," imbuh Letjen TNI Mulyono.
 
Turut hadir dalam acara kenaikan pangkat perwira ini, Kaskostrad Mayjen TNI M. Setyo Sularso, Ir Kostrad, Koorsahli, Asren, LO AL dan LO AU Kostrad, para Asisten Kaskostrad, Kabalak dan para Komandan satuan, ketua dan pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PG Kostrad serta para Perwira, Bintara, Tamtama dan pegawai negeri sipil Kostrad.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya