Berita

Muhammad Syafii Pasaribu/net

Pemblokiran Media Berita Ancaman untuk Demokrasi

RABU, 01 APRIL 2015 | 04:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tindakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memblokir 19 situs berita Islam menuai kritik tajam dari masyarakat. Hal ini juga menjadi perhatian Serambi Islam Institute sebagai lembaga kajian keislaman yang peduli dengan dakwah Islam kemanusiaan di Indonesia.

"Kami khawatir sepertinya ada usaha dari pemerintah saat ini memberangus media berita yang tidak sejalan dengan rezim saat ini namun untuk langkah awal maka media yang dikabarkan milik Islam yang menjadi korban," ujar Direktur Serambi Islam Institute, Muhammad Syafii Pasaribu dalam keterangannya, Selasa (31/3).

Dia meminta semua pihak tidak terjebak dengan pemblokiran media Islam yang kini hangat dikabarkan. Penting untuk dicatat adalah pemblokiran tersebut akan berimbas kepada media berita lainnya yang mengambil sikap oposisi dengan pemerintah.


Dan jika ini benar-benar terjadi maka media berita yang berani melawan pemerintah akan menerima surat peringatan dengan ancaman akan diblokir. Kondisi ini lambat laun akan mengembalikan kita pada zaman Orde Baru dan pastinya akan berbahaya bagi demokrasi.

"Kami menilai jika demokrasi dibunuh, segala kritikan kepada pemerintah tidak akan muncul kepermukaan dan ini berarti suara rakyat tidak akan bepengaruh lagi," tukas Muhammad Syafii.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya