Berita

Politik

BFA 2015

Jokowi: Tingkatkan Ekonomi dengan Tetap Menjaga Tradisi

SABTU, 28 MARET 2015 | 14:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Joko Widodo mendapat giliran ke 5 berbicara di forum  di forum internasional BOAO Forum For Asia (BFA) 2015  di Boao International Convention Center, Hainan, Tiongkok, Sabtu (28/3).

Dihadapan 13 kepala negara atau yang mewakilinya, Jokowi menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi oleh Asia saat ini dan kedepan. Tantangan tersebut antara lain meningkatkan kualitas hidup rakyat, menjaga pembangunan berkelanjutan, menjaga keamanan, dan menumbuhkan lapangan pekerjaan.

Menurut Jokowi faktor kunci utama untuk mencapai hal tersebut adalah menjaga stabilitas ekonomi internal dan bangsa, selain juga pembangunan infrastruktur karena otomatis dengan ini ekonomi akan tumbuh.


Berbicara diurutan ke 5 Presiden Jokowi mengajak pemimpin negara Asia untuk belajar dari masa lalu dan dengan kerja keras meningkatkan ekonomi sehingga sejajar dengan negara barat.

Meski demikian, seperti diinformasikan pihak Setkab dalam akun @setkabgoid, Jokowi menyampaikan ada hal penting yang perlu diperhatikan yakni kita juga harus tetap menjaga nilai-nilai budaya dan nilai tradis. Hal yang perlu dilakukan bangsa untuk menjaga stabilitas ekonomi internal bahwa kepentingan nasional harus diatas kepentingan individu.

Untuk menjaga stabilitas eksternal, kata Jokowi, sengketa kawasan harus diselesaikan dengan cara-cara yang baik dan bijak, jangan sampai terjebak dalam permainan yang merugikan kita negara Asia. Jangan dibiarkan ada ketegangan dan perlombaan senjata karena hal ini adalah permainan berbahaya dengan biaya yang sangat mahal dan tidak menguntungkan siapa pun.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya