Berita

Menteri Yohana berdialog dengan Yusman Telaumbanua di Lapas Batu, Nusakambangan

Politik

Menteri Yohana Akan Dipolisikan Karena Menghina Ahok

SABTU, 28 MARET 2015 | 13:21 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Front Pembela Ahok (FPA) berencana mengadukan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise ke Polda Metro Jaya karena telah menghina Ahok, alias Basuki Tjahja Purnama.

Pernyataan menghina Menteri Yohana sebagaimana dimuat portal berita nasional www.jpnn.com, Selasa, 24 Maret 2015, pukul  09.08, berjudul "Bu Menteri Kritik Gaya Kasar Ahok".

"Yohana tidak pernah mengenal Keluarga Besar Ahok, sehingga pernyataan 'perkataan yang tidak baik dari Gubernur Ahok merupakan cerminan didikan keluarga Ahok' sungguh menyesatkan dan tidak berdasar," ujar Ketua Bidang Hukum sekaligus pengacara FPA, Parulian Hutahaean mengatakan kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (28/3).


Selain pasal penghinaan, laporan FPA atas Menteri Yohana juga terkait penyebarluasan berita bohong dan pencemaran nama baik. Laporan akan disampaikan Senin pekan depan (30/3).

Menurut FPA, penghinaan Menteri Yohana kepada Ahok, dengan sendirinya menjadi penghinaan terhadap semua pejuang anti-korupsi yang berbicara tegas dan lugas demi menyelamatkan uang rakyat.

"Sebagaimana kesaksian para ahli di depan Panitia Hak Angket DPRD DKI, niat Ahok berbicara lugas adalah demi memperjuangkan nasib rakyat," paparnya.

Menurut dia Ahok didukung masyarakat Jakarta. Dari hasil survei, 50,3% masyarakat menilai gaya Ahok adalah bukti keberanian, hanya 17,5% yang menilai kasar. (Cyrus Network). Sebanyak 42% rakyat Jakarta lebih percaya Ahok, yang percaya kepada DPRD hanya 7,4%.

Tingkat kepuasan terhadap Ahok 70%, dan 62% rakyat Jakarta setuju Ahok melanjutkan kepemimpinan (Populi Center). Dalam realitas dukungan rakyat yang setuju dengan gaya berbicara Ahok.

"Dengan hasil survei ini maka pernyataan Menteri Yohana sesungguhnya tidak benar, sehingga semata-mata hanya untuk menghina Keluarga Besar Ahok," jelas Parulian.

"Minggu besok kami kembali aksi Bundaran HI, kami mengundang Menteri Yohana untuk debat terbuka," katanya lagi.



Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya