Berita

Mungkinkah Kopilot Germanwings Sengaja Bunuh Diri

JUMAT, 27 MARET 2015 | 07:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pengolahan data di kotak hitam Kamis (26/3) mengungkap fakta penting dan mengerikan terkait jatuhnya pesawat Germanwings yang berisi 150 orang di Pegunungan Alpen, Selasa (24/3). Kopilot atau pilot pembantu diduga sengaja ingin "menghancurkan pesawat" dengan membiarkan pesawat terus terbang merendah sampai menabrak gunung dan hancur berkeping-keping.

New York Times merilis bahwa rekaman suara di kokpit dari kotak hitam yang ditemukan telah diunduh. Hasilnya, pilot terkunci di luar kokpit dan tidak bisa kembali masuk sesaat sebelum pesawat menukik dan menabrak Pegunungan Alpen.

Hanya kopilot yang bernama Andreas Guenter Lubitz, 28, yang tengah berada di kokpit sesaat sebelum pesawat menabrak. Dia menjadi pilot sejak September 2013 dan memiliki 630 jam terbang. Sebaliknya, sang pilot sudah memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun dan memiliki 6 ribu jam terbang. Sangat mungkin Lubitz sengaja menabrakkan pesawat.


Salah satu penyelidik yang diwawancarai New York Times mengungkapkan bahwa berdasar rekaman di kokpit yang telah ditemukan tersebut, pada awal penerbangan, pilot dan kopilot berbicara normal dengan menggunakan bahasa Jerman.

Di tengah perjalanan, si pilot keluar dari kokpit. Belum diketahui tujuan dia meninggalkan ruang kokpit. Namun, berdasar aturan di Jerman, pilot boleh meninggalkan kokpit dalam kondisi dan waktu tertentu. Misalnya, ketika kondisi pesawat sedang menjelajah atau terbang lurus di tengah perjalanan. Beberapa saat kemudian, pilot yang keluar itu ingin kembali ke kokpit, namun tidak bisa masuk.

Seharusnya pintu kokpit bisa dibuka dari luar dengan kode akses tertentu. Namun, setelah kejadian serangan 11 September, ada tambahan keamanan baru. Yaitu, pilot yang berada di kokpit bisa memblokir akses masuk meski kode dari luar telah dimasukkan.

"Pria (pilot) yang berada di luar mengetuk pintu dengan ringan, tapi tidak ada jawaban. Kemudian, dia mengetuk lebih keras, tapi tidak ada jawaban. Tidak pernah ada jawaban (dari kopilot di kokpit, Red). Kamu bisa mendengar (dari suara rekaman, Red) pilot yang di luar berusaha mendobrak pintu," ujar penyelidik.

Beberapa saat kemudian, pesawat dengan nomor penerbangan 4U9525 itu menabrak Pegunungan Alpen dan menewaskan 150 orang yang berada di dalamnya. Pesawat nahas tersebut terbang menghunjam lurus ke arah gunung.

Tidak diketahui apakah saat itu pesawat jenis Airbus A320 tersebut dikendalikan secara manual ataukah autopilot. Namun, jika dalam kondisi menurun, pesawat biasanya dikendalikan secara manual.

Berdasar rekaman kotak hitam tersebut juga diketahui, alarm yang mengindikasikan dekatnya jarak pesawat dan tanah terdengar terus berbunyi sebelum tabrakan terjadi.

"Jika tidak menghentikan pesawat dari terbang menuju pegunungan, pilot tengah tidak sadarkan diri atau mati, memutuskan untuk mati (bunuh diri, Red) atau dipaksa untuk mati (dengan menabrakkan pesawat)," ujar salah seorang pengamat penerbangan yang diwawancarai kantor berita AFP seperti dikutip dari JPNN.  [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya