Penemuan mayat pria tanpa indentitas di danau Kenanga kompleks Universitas Indonesia (Kamis 26/3) membuat pihak kampus memperketat keamanan dengan menambah jumlah Closed-Circuit Television (CCTV) di setiap sudut gedung.
Kepala Humas UI, Rifelly Dewi Astuti, menjelaskan setiap hari petugas selalu berpatroli mengelilingi kampus. Kendati demikian kasus penemuan mayat pria ini menjadi instropeksi untuk memperketat keamanan.
"Jadi rencana nanti kita akan menambahkan jumlah CCTV, anggarannya sudah ada. Yang jelas akan kami perketat lagi," pungkasnya.
Penemuan jenasah tanpa identitas pertama kali ditemukan oleh Fauzi, mahasiswa FISIP UI, yang sedang melintas di tepi danau Kenanga sekitar pukul 09.55 Wib pagi tadi.
Berselang kemudian, pihak kampus langsung melakukan pengangkatan jenazah tersebut ke tepi danau. Jenazah berjenis kelamin laki-laki itupun sempat diselidiki Polresta Depok, Polsek Beji, di area gedung Balairung UI.
Dalam identifikasi sementara di lokasi, mayat tersebut ditemukan masih menggunakan kaos berwarna putih dengan suiter hitam dan celana jeans berwarna hitam. Ditubuh mayat terdapat tas yang berisi batu. Diduga mayat sengaja ditenggelamkan di danau yang kedalamannya berkisar 6-7 meter.
Kepala Polsek Beji, Gusti Ayu Supiati menjelaskan, jenazah diperkirakan sudah 2-3 hari berada di dalam Danau.
Demi penyelidikan lebih lanjut, jenazah tersebut dievakusasi menggunakan mobil ambulance dari Pemda Depok ke RS Polri Kramat Jati. [zul]