Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah dan Bupati Bengkulu Utara Imron Rosyadi dianugrahi sebagai warga kehormatan Suku Enggano. Enggano sendiri adalah sebuah pulau terluar di Indonesia yang terletak di samudra Hindia dan berbatasan dengan negara India.
Selain dua kandidat calon gubernur (cagub) tersebut, anugrah yang sama dilimpahkan kepada tiga pejabat lainnya masing-masing Danlanal Bengkulu Letkol Laut (P) Amrin Rosihan Hendrotomo, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Ikhsan Fajri, dan Kapolda Bengkulu Brigjen Pol M Ghufron.
Koordinator Kepala Suku Enggano Harun, mengatakan, gelar adat warga kehormatan itu telah diputuskan bersama oleh beberapa kepala suku karena mereka dinilai memiliki kontribusi dalam memberikan sumber-sumber kehidupan bagi masyarakat Pulau Enggano.
Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah mengatakan, pemerintah memiliki tanggung jawab moril untuk membangun Pulau Enggano agar sejajar dengan daerah-daerah lain.
"Bila ada masyarakat Pulau Enggano ke Kota Bengkulu, silahkan singgah ke rumah kami. Karena kita bersaudara, maka rumah saya juga menjadi rumah warga Enggano," kata Junaidi kepada
RMOLBEngkulu, Selasa (24/3).
Junaidi pun berjanji akan memberikan anggaran tambahan dalam APBD Provinsi Bengkulu untuk pembangunan di Enggano.
Sebelumnya, Markas Besar TNI Angkatan Laut ikut serta membangun intalasi pengolahan air laut menjadi air siap konsumsi dengan sistem "reverse osmosis" di lima lokasi di pesisir wilayah Pulau Sumatera.
[ogimansyah/sim/bkl/owh]