Berita

Politik

Revolusi Mental Jokowi, Pecah Belah Parpol Melalui Hukum Rimba

SELASA, 24 MARET 2015 | 17:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Upaya pemerintah memecah belah partai politik terlihat sangat jelas. Keputusan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang dengan mudahnya mengesahkan kepengurusan Partai Golkar di bawah kepemimpinan Agung Laksono adalah salah satu bukti nyata.

"Apakah ini yang disebut revolusi mental, memaksakan kehendak bahkan bila perlu menabrak aturan. Lantas apa artinya hukum yang harusnya dijadikan landasan namun tidak ditaati dan malah terkesan seperti tirani," ujar Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman dalam keterangannya, Selasa (24/3).

Jajat mengatakan sangat wajar bila ada para pihak yang menentang keputusan pengesahan kepengurusan Golkar kubu Agung yang dikeluarkan pemerintah. Akan tetapi bukan hal yang wajar jika keputusan yang dibuat nyata-nyata melanggar aturan.


"Jika hukum sudah tidak dihormati lantas mau dibawa kemana negara ini? Apakah mau menggunakan hukum rimba," imbuhnya.

Dia mempertanyakan sikap diam Jokowi. Menurutnya akan ada polemik baru bila keputusan yang dikeluarkan Menteri Yasonna akhirnya dimentahkan oleh pengadilan.

"Sangat mengherankan kenapa Presiden malah terkesan diam dan tidak perduli dengan kinerja menterinya. Atau memang sengaja dibuat seperti itu karena pengesahan tersebut menguntungkan Presiden," tukas Jajat.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya