Berita

Hukum

JELANG MUNAS PERADI

Juniver Girsang Ogah Komentari Pesaingnya Dilaporkan ke Polisi

MINGGU, 22 MARET 2015 | 22:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Calon Ketua Umum Persatuan Advokad Indonesia (Peradi) Fauzi Yusuf Hasibuan dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penipuan terkait pembelian yayasan Fauzi and Partner Education of Law. Sebagai salah satu pesaingnya di Munas Peradi nanti, Juniver Girsang ogah mengomentari kasus yang menyeret Fauzi.

"Duduk masalahnya saya belum tahu persis, karena itu saya tidak belum bisa berkomentar. Saya belum mendapatkan informasi itu, saya akan coba cari dulu," kata Juniver saat dihubungi wartawan, Minggu (22/3).

Fauzi Yusuf Hasibuan dilaporkan ke Polda Metro Jaya 17 Maret lalu oleh Dheky Widjaya. Laporan dengan nomor TBL/1004/III/2015/Dit Reskrimum itu Fauzi disangkakan pasal penipuan terkait pembelian yayasan Yayasan Fauzi & Partner Education Of Law. Dheky merugi hingga Rp 100 juta dari total Rp 300 juta sebagaimana kesepakatan pembelian yayasan milik Fauzi.


Melalui yayasan ini, Dheky dijanjikan dapat melaksanakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Akan tetapi, ketika Dheky baru memberikan uang sebesar Rp 100 juta setahun berselang Fauzi justru mencabutnya kembali.

Juniver berjanji akan segera memberikan tanggapan jika sudah mengetahui informasi pelaporan Dheky kepada Fauzi.

Mengacu Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Peradi, syarat caketum sangat jelas diantaranya harus berkelakuan baik, tidak pernah melakukan tindak pidana dan berpendidikan minimal sarjana hukum sebagai referensi si calon memahami hukum.

Fauzi Yusuf Hasibuan merupakan salah satu kandidat Ketum Peradi bersama caketum lain diantaranya Juniver Girsang, Hasanuddin Nasution, Hemprey Djemat dan Luhut MP Pangaribuan. Mereka akan bertarung dalam Munas yang digelar di Makassar, tanggal 26-28 Maret mendatang.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya