Berita

Dunia

Inggris Lestarikan Bahasa Langka yang Terancam Punah

SABTU, 14 MARET 2015 | 11:41 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Pemerintah Inggris mengucurkan dana hibah sebesar 223 ribu dolar AS guna mengembangkan salah satu bahasa yang sudah sangat langka di negaranya, Jumat (12/3).

Cornish adalah bahasa yang sudah sangat langka di Inggris, yang berasal dari Cornwall. Saat ini, Cornwall yang berada di bagian paling Selatan Inggris, dihuni oleh lebih dari 500 ribu orang. Meski demikian hari ini hanya beberapa ratus orang Cornwell yang dapat berbicara bahasa Cornish dengan lancar, meskipun sering digunakan dalam pernikahan dan upacara formal lainnya.

Pendanaan ini diumumkan oleh Wakil Perdana Menteri Inggris Nick Clegg dan Menteri Komunitas Stephen Williams.


"Bahasa ini hampir mati di abad ke-19, tetapi dalam beberapa tahun terakhir upaya-upaya besar telah dilakukan untuk menghidupkan kembali," Clegg mengatakan.

Oleh karena itu, dana yang ia berikan diharapkan mampu melestarikan juga mengembangkan warisan orang-orang Cornwall.

"Memberikan dana untuk melestarikan bahasa Cornish karena hal ini jelas bagi saya bahwa bahasa (Cornish) adalah pusat warisan Cornwall dan saya bertekad untuk melestarikan dan mengembangkan. Ini merupakan tindakan kriminal untuk membiarkan sebuah bahasa yang berbeda menjadi hilang. Dana yang saya berikan untuk mendorong terus dan memastikan bahasa Cornish diucapkan dan didengar di seluruh daerah untuk generasi mendatang," tambah Clegg, seperti dimuat Xinhua.

Cornish adalah satu-satunya bahasa di Inggris yang diakui dalam Piagam Eropa bagi Bahasa Regional atau Minoritas.

Cornwall pernah terkenal karena tambang timahnya, tetapi hari ini menjadi tujuan wisata utama yang dikenal sebagai Cornish Riviera, yang menyumbang lebih dari 25 persen dari pendapatan daerah.[wid]
    

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya