Berita

razman arif nasution/net

Hukum

Pekan Depan DPRD DKI Polisikan Ahok

KAMIS, 05 MARET 2015 | 19:25 WIB | LAPORAN:

DPRD DKI Jakarta berencana melaporkan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke polisi. Sang gubernur dinilai telah melakukan fitnah dan pencemaran nama baik karena melaporkan dugaan dana siluman dalam APBD ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Insya Allah hari Senin (9/3) kita akan melaporkan Ahok untuk dugaan fitnah pencemaran nama baik dan pemalsuan dokumen. Dalam hal ini APBD DKI 2015 yang sudah diparipurna," kata Razman Nasution selaku kuasa hukum DPRD DKI saat dijumpai di kantor KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Kamis (5/3).

Menurutnya, Ahok telah memfitnah DPRD dengan menyebut memasukkan dana siluman ke dalam APBD DKI 2015. Padahal, penyusunan APBD melalui pembahasan antar Satuan Kerja Perangkat Daerah dan komisi-komisi yang disahkan dalam sidang paripurna juga disaksikan sendiri oleh Ahok.


"Karena menurut informasi, dokumen itu, APBD yang diserahkan (ke Kemendagri) itu bukan hasil paripurna. Berarti ada unsur pemalsuan, ada unsur penyalahgunaan wewenang pasal 421 KUHP," beber Razman.

Lebih dari itu, lanjut Razman, pihaknya juga akan melaporkan Ahok atas tuduhan melakukan penyuapan kepada DPRD sebesar Rp 12,7 triliun. Menurutnya, Sekda DKI Saefullah mendatangi kediaman Ketua DPRD Edi Prasetyo untuk menawarkan suap tersebut.

"Tentang dugaan suap, coba anda simak pernyataan Saefullah itu. Kemudian di situ menurut pak Edi selaku ketua DPRD mereka itu ada dua kali pertemuan. Makan siang kemudian pertemuan lagi. Kemudian subuh-subuh jam 05.00 WIB datang ke kediaman menawarkan Rp 12,7 triliun," jelasnya.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya