Berita

nicolas maduro/net

Dunia

Venezuela Minta Staf Diplomatik AS Dikurangi

MINGGU, 01 MARET 2015 | 10:13 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengumumkan penerapkan sistem wajib visa bagi semua warga Amerika yang mengunjungi negaranya.

Ini dilakukan untuk menekan campur tangan AS di negara tersebut.

"Dalam rangka untuk melindungi negara kita, saya telah memutuskan untuk menerapkan sistem wajib visa untuk semua orang Amerika yang masuk ke Venezuela," sindir Maduro di istana presiden Miraflores, Caracas (Sabtu, 28/2), seperti dimuat AFP.


Selain itu, presiden sayap kiri itu juga meminta agar staf diplomatik AS di Caracas dikurangi.

Dalam pidato yang berapi-api, Maduro mencatat bahwa AS memiliki 100 staf diplomatik di Caracas sedangkan diplomat Venezuela di Washington hanya berjumlah 17 orang.

Hal tersebut dirasa Maduro tidak sesuai prinsip Konvensi Wina tentang kesetaraan negara mengenai ukuran misi diplomatik masing-masing.

Perlu diketahui, hubungan Venezuela dengan AS mulai memburuk sejak tahun 2002.

Ketika itu, Presiden Hugo Chavez akan dikudeta oleh golongan sayap kanan Venezuela yang disokong AS.

Namun, rencana kudeta yang didukung Presiden AS saat itu, George W. Bush gagal terjadi dan Chavez tetap menjadi Presiden Venezuela hingga akhir hayatnya.[wid]

Maduro berasumsi AS masih bernafsu mengincar Venezuela yang kaya akan minyaknya.[wid]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Penempatan Manajer Kopdes Harus Dilakukan Agar Tidak Terjadi Pemborosan APBN

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:24

Industri Alas Kaki Serap 3,8 Juta Pekerja

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:18

SHOW Token Siap Listing di Indodax, Bidik Perluasan Pasar Indonesia

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14

Indonesia Gandeng Panama Perluas Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:11

Nikita Bier Mundur dari Jabatan Kepala Produk X

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02

BNBR Jadi Sorotan, Ratusan Juta Saham Diperdagangkan Pagi Ini

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:49

Zulhas Bongkar Fenomena Kepala Daerah Disponsori "Toke"

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:28

Antusiasme Membludak, 128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:16

Ekonomi Kuartal II Tumbuh 5,29 Persen, DPR Soroti Ketergantungan pada Konsumsi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:13

Kemenag Rilis 40 Buku Digital PAI, Terintegrasi dengan Teknologi AI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:06

Selengkapnya