Berita

Politik

Jokowi Harus Bersikap Hati-Hati di Tahun Kambing Kayu

KAMIS, 19 FEBRUARI 2015 | 16:02 WIB | LAPORAN:

Mulai tanggal 19 Februari 2015 hingga tanggal 7 Februari 2016 dalam Kalender Cina dilambangkan dengan Kambing Kayu, yang diyakini sebagai tahun damai dan banyak membawa kebahagiaan bagi semua orang.

Kambing adalah Tanda Kedelapan dari Zodiak Cina yang terdiri dari 12 Shio. Angka "8" dalam kebudayaan Cina adalah salah satu angka yang dapat memberikan keberuntungan serta melambangkan perdamaian dan kemakmuran.

"Di Cina, ada pepatah yang sangat terkenal, yaitu "tiga kambing membawa harmoni dan kemakmuran". Secara umum, orang yang terlahir di Tahun Kambing Kayu adalah orang yang murah hati, adil, baik hati, lemah lembut dan peduli terhadap orang lain," ujar pengamat spiritual, Raden Branata.


Lalu bagaimana peruntungan Presiden Jokowi di tahun 2015 ini jika dilihat berdasarkan shionya?

"Sebagai pemilik shio Kerbau biasanya sulit untuk mengubah pendapatnya. Sifat keras kepala dan selalu berprasangka dan cenderung menyalahkan orang lain menjadi salah satu watak pemilik shio Kerbau," jelasnya.  

Di tengah suhu politik yang semakin tinggi, Raden Branata menyarankan agar Joko Widodo harus lebih bersikap hati-hati di tahun 2015 ini, terutama terhadap orang-orang di lingkar dalamnya. Karena bila salah dalam mengambil keputusan, maka tahun ini bisa jadi yang terburuk bagi pemerintahannya.

"Di samping itu, Jokowi juga harus memperhatikan kesehatannya dan juga harus tidur atau istirahat yang cukup. Dengan berkantor dan tinggal di Istana Bogor, maka kelemahan di dalam energi shio Kerbau dapat diminimalisir karena letak atau feng shui Istana Bogor sangat baik baik terciptanya energi yang seimbang di dalam diri Joko Widodo," ungkap Raden Branata.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya