Berita

Zulkarnain/net

Hukum

Zulkarnain Jawab Tuduhan Kabareskrim Tentang Senpi Ilegal

RABU, 18 FEBRUARI 2015 | 14:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Persoalan krusial kembali menerpa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Setelah para pimpinannya dilaporkan ke polisi dan dua diantaranya jadi tersangka, kini 21 orang penyidik KPK terancam ditetapkan sebagai tersangka pelanggaran UU Darurat dengan ancaman kurungan 12 tahun.

Mereka dijerat dalam dugaan kepemilikan senjata api (senpi) yang masa berlakunya habis (ilegal).


Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua KPK, Zulkarnain, menjelaskan bahwa senpi yang dimiliki penyidik KPK merupakan barang inventaris negara yang tentunya sudah mengantongi izin dari pihak berwajib.

"Barang inventaris, kalau dipakai tentu ada izinnya. Yang tidak dipakai ada disimpan di gudang atau brankas khusus barang seperti itu," kata Zul saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 18/2).

Zul menanggapi pernyataan Kepala Bareskrim Komjen Budi Waseso yang menyatakan bahwa izin kepemilikan senpi dari 21 penyidik KPK tersebut belum diperpanjang.

Dijelaskan Zul, pihak Kepolisian tidak pernah mengeluarkan izin perpanjangan tersebut.

"Lihat saja mana yang pakai izin. Tapi seingat saya, saya dapat info ada permintaan izin yang sudah disampaikan tapi tidak diberikan, jadi disimpan di brankas," tegasnya. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya