Berita

Djohar Arifin

Bola Bagus

Djohar: Harga Tiket Nggak Naik

Lomba Atletik di Sela-sela Laga ISL
RABU, 18 FEBRUARI 2015 | 09:46 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Lomba atletik di sela-sela pertandingan sepakbola Indonesia Super League (ISL) musim 2015 dipastikan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUG­BK). Gelaran ini tidak berpen­garuh terhadap harga tiket.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Atletik Selu­ruh Indonesia (PB PASI) Tigor Tandjung menjelaskan, SUGBK adalah satu dari stadion yang memiliki lintasan lari yang baik. Track lari yang layak lainnya antara lain dimiliki Stadion Si Jalak Harupat (Persib), Stadion Gelora Sriwijaya (Sriwijaya FC), Stadion Aji Imbut, Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Namun, Tigor belum bisa memastikan apakah atletik akan mulai tampil dalam laga Per­sija vs Pelita Bandung Raya di SUGBK, akhir pekan ini.


"Kita masih melakukan koor­dinasi dengan panitia. Kita lihat nanti," katanya kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta, kemarin.

Dikatakan, lomba atletik da­lam setiap jeda laga ISL selama 15 menit tidak akan menggang­gu jalannya pertandingan sepa­kbola. Lantaran, atletik hanya dilaksanakan dalam kesempatan turun minum.

"Kita kan hanya menampilkan lari jarak pendek, memanfaatkan waktu sekitar 10 menit. Tidak akan mengganggu. Justru kita menghibur para penonton disela-sela jeda laga."

Tigor juga belum bisa memastikan berapa kali atletik akan tampil dalam laga ISL. "Pemba­hasan belum sejauh itu. Belum ditentukan di stadion mana dan berapa kali kami akan tampil. Masalah teknisnya sedang di­godok PB PASI, PSSI dan pani­tia pelaksana klub," terangnya.

Sementara, Ketua Umum PSSI Djohar Arifin menjelaskan, pihaknya hanya memfasilitasi lintasan atletik di enam stadion. Masalah teknis pelaksanaannya diserahkan kepada PB PASIdan panitia pelaksana klub masing-masing. "Kita siapkan tracknya. Masalah hak dan kewajiban kita serahkan kepada mereka," kata Djohar.

Dijelaskan, latar belakang kerjasama PSSIdan PASI berangkat dari semakin sedikit masyarakat yang mencintai atletik.

Padahal, kata dia, atletik merupakan cabang olahraga penyumbang emas paling banyak diband­ing sepakbola.

Namun Djohar memastikan, adanya lomba atletik di setiap laga ISL tidak akan merugikan penggemar sepakbola. "Nggak akan ada kenaikan harga tiket laga ISL. Ada dua olahraga da­lam satu event itu malah bagus. Kita lebih memperkenalkan masyarakat olahraga atletik," tegasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jen­dral (Sekjen) PSSI, Joko Dri­yono, mengatakan, perlombaan atletik di sela-sela pertandingan tak perlu izin AFC dan FIFA, karena merupakan hak penyelenggara pertandingan.

"Regulasi jeda 15 menit turun minum menjadi pemilik event. Contoh, jika PSSIada event dan akan diisi event lain seperti musik dan kuis itu ada kebe­basan," katanya.

Jokdri juga menjelaskan bah­wa tak menutup kemungkinan perlombaan atletik ISL bakal disiarkan secara langsung di televisi. "Ini memang produk tak wajib dari PSSI, namun kami akan bicarakan lagi dengan PASI karena ini terkait sponsor."

Nantinya, PSSI akan mem­fasilitasi PB PASI untuk menyelenggarakan beberapa nomor perlombaan sprint, yaitu 600 meter, 100 meter, estafet 4x100 meter dan 4x400 meter.

Sebagai timbal balik, PB PASI juga akan menyediakan tenaga kepelatihan/instruktur bidang atletik bagi pengembangan dan pelatihan atlet maupun pelatih sepakbola Indonesia.

Ketua Umum PB PASI Bob Hasan mengatakan, jenis per­lombaan nanti akan menyesuai­kan dengan fasilitas stadion yang dimiliki. Misalnya jika nanti di stadion ada lintasan lari yang berstandar internasional, maka bisa saja nanti yang bertanding adalah atlet nasional.Namun jika tidak ada, bisa memanfaatkan rumput di lapangan, namun yang berlomba adalah anak-anak SD dan SMP.

Pola menggabungkan sepak bola dan atletik ini sudah diter­apkan Jamaika, yang antara lain melahirkan manusia tercepat di dunia, Usain Bolt. ***

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya