Berita

IST

Titik Lokasi Amoy dengan Tarif Miring (Bagian 2)

SELASA, 17 FEBRUARI 2015 | 19:28 WIB

Untuk mendapatkan layanan gadis-gadis muda bermata sipit alias amoy kelas jalanan yang beroperasi di Jalan Hayam Wuruk dan Gajah Mada Jakarta Pusat tidaklah susah.

Mereka itu kan mangkalnya di pinggir jalan. Jadi pengendara yang melintas tinggal berhenti saja di depannya,” ujar Mamad (nama samaran), pemilik kios rokok yang mangkal di sekitar Gajah Mada kepada RMOLJakarta, Kamis pekan lalu.

Para amoy yang rata-rata cantik dan berbusana seksi itu tak hanya membidik pengendara roda empat, namun juga roda dua.


Untuk bisa menikmati kemolekan tubuhnya, pria yang membukingnya cukup merogoh kocek antara Rp 300-500 ribu.

Paling mahal mereka buka harga Rp 500 ribu, paling murah dealnya Rp 300 ribu untuk short time. Itu belum termasuk kamar hotel,” lanjut Mamad.

Bagi penikmat amoy, perkara hotel bukan masalah. Pasalnya gadis-gadis muda itu sudah punya lokasi hotel terdekat yang biasa dipakai untuk melayani tamunya.

Ada hotel jam-jaman, paling sekitar Rp 150 ribu. Cewek-cewek itu yang tahu lokasinya,” sambung Mamad lagi.

Sementara itu, bagi pria metropolitan yang ingin mencicipi amoy bertarif miring juga bisa mendapatkan di CLS Hotel yang berada di kawasan Samanhudi, Pasar Baru Jakarta Pusat.

Mereka diasuh di beberapa lantai yang berada di lingkungan hotel tersebut. Untuk layanan amoy di spa, ditempatkan di lantai basement. Di lantai dasar tersedia sebuah klub yang familiar disebut bunker.

Sedangkan di lantai dua, ada semacam lounge dimana orang kerap menyebut CLS Terminal (CT).

Untuk di lantai tiga dan empat, keduanya diperuntukkan untuk areal karaoke. Di tempat karaoke ini yang membedakan adalah tersedianya cewek-cewek yang bisa langsung ‘dipakai’ atau tidak (LC all in dan Non All In).

Berbeda dengan amoy kelas jalanan, di tempat ini ada aturan khusus yang diterapkan untuk bisa menikmati tubuh molek para amoy. [syah/sim/jkt/arp]

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya