Berita

Dunia

PENEMBAKAN COPENHAGEN

Warga Pertanyakan Kehadiran Kartunis Swedia di Denmark

MINGGU, 15 FEBRUARI 2015 | 12:47 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Kecaman keras terus mengalir dari kalangan warga Denmark terhadap penembakan di sebuah kafe di Copenhagen yang terjadi Sabtu sore (14/2).

"Sebuah peristiwa malang. Istirahat dalam damai bagi korban tewas yang tidak bersalah dalam insiden yang tidak bertanggung jawab ini," tulis Abhijeet Mishra dalam akun Twitter-nya.

Seorang warga lainnya, Eduardo Aenlle, mempertanyakan kehadiran kartunis Swedia Lars Vilks dalam sebuah pertemuan dengan nama "Seni, Penghujatan dan Kebebasan Berekspresi" yang juga mengundang Duta Besar Prancis di Denmark Francois Zimeray, tersebut.


Perlu diketahui, Vilks pernah menggambar Nabi Muhammad sebagai anjing sehingga menimbulkan kemarahan di kalangan muslim.

"Mengapa tokoh anti Muslim diterima untuk berpidato di Denmark? Harus ada berapa banyak Neo Nazi mengintai?," kata Eduardo Aenlle.

Sementara pengguna lain yang dipastikan seorang muslim, Abdulla Ali, menuntut pelaku dijerat seadil-adilnya.

"Saya berharap adanya keadilan. Beberapa orang idiot menganggap saya jahat karena nama dan fisik saya. Padahal saya normal, cinta damai, pembayar pajak, dan pekerja keras,"

Walikota Copenhagen, Frank Jensen, turut mengucapkan belasungkawa terhadap para keluarga para korban.

"Saya ngeri mengetahui tragedi penembakan di Krudttoenden. Pikiran dan doa saya tertuju pada korban dan keluarga mereka," tulis Jensen, seperti dimuat The Copenhagen  Post.

Ia menambahkan, peringatan atas tragedi ini akan diadakan di luar Kafe Kurdttoenden, Senin mendatang (16/2).[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

KPK Tidak Ragu Tetapkan Yaqut Cholil Tersangka

Kamis, 08 Januari 2026 | 20:04

KPK Ultimatum Kader PDIP Nyumarno Hadiri Pemeriksaan

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:47

Wanita Ditembak Mati Agen ICE, Protes Meluas

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:43

Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha Dicecar soal Aliran Uang Suap

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:31

Kader PDIP Nyumarno Mangkir dari Panggilan KPK

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:25

Akademisi UGM Dorong Penguatan Mata Kuliah Ekonomika Koperasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:19

Arab Saudi Klaim Pemimpin Separatis Yaman Selatan Melarikan Diri Lewat Somaliland

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:15

Presiden Prabowo Beri Penghargaan Ketua Umum GP Ansor

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:50

Istri Wawalkot Bandung Menangis di Sidang Praperadilan

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:45

Rizki Juniansyah Ngaku Tak Tahu Bakal Naik Pangkat Jadi Kapten TNI

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:32

Selengkapnya