Berita

martin hutabarat/net

AMANDEMEN KELIMA

Gerindra: Pancasila Tak Mungkin Diubah-ubah Lagi!

SENIN, 09 FEBRUARI 2015 | 10:07 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Pancasila tidak perlu masuk dalam amandemen kelima Undang-Undang Dasar 45 (UUD 45). Pasalnya, nilai-nilai dalam Pancasila sebenarnya sudah ada dalam UUD 45 tersebut.

Demikian disampaikan anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Martin Hutabarat, yang dijumpai dalam acara Hari Pers Nasional di Batam, Kepulauan Riau (Senin, 9/2).

"Pancasila itu nilai yang sudah ada dalam UUD 45. Kita semua sepakat tidak ada perubahan dalam Pembukaan UUD 45 sampai kapanpun. Jadi Pancasila itu sudah tidak mungkin diubah-rubah lagi. Itu sudah jadi kesepakatan kita selama 70 tahun ini sebagai dasar dan ideologi negara," tegas Martin.


Menurutnya, sekarang tinggal bagaimana membuat seluruh nilai Pancasila itu bisa terintegrasi dengan kehidupan masyarakat, dan bisa menjadi nilai bagi seluruh masyarakat.

"Sumber nilai yang mempersatukan bangsa itu kan Pancasila. Jadi itu yang harus kita jaga, kita pupuk," lanjutnya.

Martin mengatakan, bahwa tantangan bangsa Indonesia saat ini adalah sebagian besar masyarakat, khususnya generasi muda, Pancasila nyaris hilang dalam pikiran mereka.

"Cara pikir mereka (tentang Pancasila) hidup dan tumbuh gak? Ini menjadi kekhawatiran generasi tua," demikian Martin. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

KPK Tidak Ragu Tetapkan Yaqut Cholil Tersangka

Kamis, 08 Januari 2026 | 20:04

KPK Ultimatum Kader PDIP Nyumarno Hadiri Pemeriksaan

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:47

Wanita Ditembak Mati Agen ICE, Protes Meluas

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:43

Pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha Dicecar soal Aliran Uang Suap

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:31

Kader PDIP Nyumarno Mangkir dari Panggilan KPK

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:25

Akademisi UGM Dorong Penguatan Mata Kuliah Ekonomika Koperasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:19

Arab Saudi Klaim Pemimpin Separatis Yaman Selatan Melarikan Diri Lewat Somaliland

Kamis, 08 Januari 2026 | 19:15

Presiden Prabowo Beri Penghargaan Ketua Umum GP Ansor

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:50

Istri Wawalkot Bandung Menangis di Sidang Praperadilan

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:45

Rizki Juniansyah Ngaku Tak Tahu Bakal Naik Pangkat Jadi Kapten TNI

Kamis, 08 Januari 2026 | 18:32

Selengkapnya