Berita

@PMOMalaysia

Perdana Menteri Malaysia Menyapa Jokowi Palsu

JUMAT, 06 FEBRUARI 2015 | 17:00 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak seperti banyak orang, juga tertipu dengan akun Twitter @jokowi_do2 yang selama ini dikira dimiliki dan dikendalikan oleh Presiden Joko Widodo.

Mungkin Najib Razak tidak sempat mengikuti penjelasan dari Sekretaria Kabinet Andi Widjajanto beberapa waktu lalu yang menegaskan bahwa Jokowi sama sekali tidak memiliki dan mengendalikan satu akun Twitter pun.

Selain akun Twitter itu, halaman Facebook yang selama ini dianggap sebagai milik Jokowi pun dinyatakan tidak mewakili mantam Walikota Solo dan Gubernur Jakarta tersebut. Padahal, baik Twitter dan Facebook memverifikasi kedua akun itu sebagai milik Jokowi.


Bukan hanya akun Twitter Jokowi yang palsu, akun Twitter yang selama ini dikira dimiliki dan dikendalikan Ibu Negara Iriana Widodo pun sama saja.

Menyambut kunjungan Jokowi ke Malaysia, kemarin (Kamis, 5/2), Najib Razak menyapa akun @jokowi_do2.

"Welcome to Malaysia, President @jokowi_do2. God-willing your visit will enhance the ties between our two countries," tulisnya.

Dalam kunjungan ke Malaysia, Jokowi dan Najib Razak diharapkan membahas sejumlah isu penting, seperti sengketa perbatasan dan penempatan serta perlindungan TKI/TKW di negeri jiran.

Beberapa waktu belakangan ini publik dikagetkan dan dibuat marah oleh sebuah iklan alat pembersih rumah di Malaysia yang dinilai menggunakan kata-kata yang merendahkan TKI.

Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur pun telah menyampaikan protes atas kejadian ini.

Kunjungan ke Malaysia adalah yang pertama dilakulan Jokowi sejak dia menjadi Presiden RI. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya