Berita

ILUSTRASI/IST

Begal Motor Mulai Ramai, Pedagang Menjadi Rugi

KAMIS, 05 FEBRUARI 2015 | 12:41 WIB

Dampak maraknya aksi pembegalan terhadap pengendara roda dua dikawasan Depok, membuat masyarakat yang tinggal di Jakarta Selatan menjadi resah.

Bahkan pedagang makanan yang menjajakan dagangannya pada malam hari di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan yang merupakan wilayah yang dekat Depok ikut mengeluh.

Lantaran, pendapatan para pedagang mengalami penurunan akibat maraknya kasus pembegalan kendaraan roda dua yang membuat masyarakat sekitar tidak berani keluar malam untuk membeli makanan.


"Gara kasus pembegalan, dagangan jadi makin sepi," ungkap Rudi (23), salah seorang pedagang nasi goreng yang kerap berjualan hingga dini hari di kawasan Jagakarsa, saat berbincang dengan RMOLJakarta, Kamis (5/2).

Rudi menjelaskan, ketika kasus pembegalan belum marak seperti sekarang ini, dagangannya itu selalu habis terjual sebelum jam 12 malam.

"Dulu pas soal begal itu gak rame, dagangan saya itu sudah habis sebelum jam 12 malam. Tapi pas begal rame, dagangan saya sampai jam 1 malam masih sisa," ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan pedagang warung kelontong Fandy (46). Fandy yang membuka warungnya selama 24 jam nonstop, juga merasa resah dan merasa dirugikan karena dampak kasus pembegalan.

"Warung saya kalau malam jadi sepi yang membeli. Saat kasus begal belum ramai banyak anak-anak muda yang nongkrong di warung saya, nah sekarang gak berani nongkrong, pada bilang takut dibegal pas pulang," papar Fandi.

Lebih jauh Fandy pun berharap agar kasus ini cepat terselesaikan. Hal itu agar tidak meresahkan masyarakat juga tidak membuat dirinya makin merugi.

"Ya saya sih cuma maunya ini kasus beres, jadi saya jualan bisa tenang terus juga gak rugi, soalnya kalau terus-terusan sepi yang beli, makin rugi dong," imbuhnya. [prasetyo/sim/jkt/adm]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya