Berita

mitt romney/net

Dunia

Mitt Romney Tak Mau Ikut Pilpres, Peluang Jeb Bush Terbuka Lebar

JUMAT, 30 JANUARI 2015 | 23:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Suhu politik semakin memanas menjelang pemilihan presiden tahun depan. Salah seorang tokoh yang selama ini dianggap memili peluang besar dalam pemilihan presiden Amerika Serikat, Mitt Romney, memastikan dirinya tidak akan ikut bertandingan.

Sikap mantan Gubernur Massachusetts ini sudah final. Dia juga sudah menyampaikan keputusan itu di depan para pendukungnya Jumat siang waktu setempat atau Jumat malam WIB (30/1).

Yang terbaik adalah memberikan para pemimpin partai lainnya kesempatan (untuk ikut dalam pilpres),” ujar Romney.


Romney dalam pesan yang disiarkan secara online itu juga mengatakan dirinya akan melakukan apapun utnuk mendukung kandidat presiden AS dari Partai Republik.

Sebelum mengumumkan keputusan itu, Romney sudah dapat membaca keraguan di sementara kalangan elit Partai Repulik akan kemampuan dirinya.

Dalam pemilihan 2012 lalu sikap Partai Republik terbelah menyusul pencalonan Romney. Dikhwatirkan, partai berlambang gajah itu akan kembali terbelahs bila Romney kembali tampil.

CNN melaporkan bahwa tak sedikit bekas pendukung Romney juga secara terbuka mengatakan bahwa Romney bukanlah kandidat terbaik dari Partai Republik.

Pengunduran diri Romney yang terbilang terlalu pagi ini memberikan kesempatan luas bagi mantan Gubernur Florida Jeb Bush untuk mendapatkan tiket dari Partai Republik. [dem] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya