Berita

Jaksa Agung HM Prasetyo

Kerja Bagusin Dulu, Baru Minta Naik Gaji

Saran Untuk Jaksa Agung
SENIN, 26 JANUARI 2015 | 09:07 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Niat Jaksa Agung HM Prasetyo akan menaikan gaji jaksa mendapat tanggapan negatif dari kalangan aktivis. Mereka meminta jaksa memperbaiki kinerjanya sebelum meminta kenaikan gaji.

Ketua Majelis Organisasi Indonesia Public Services Watch Sandi Ebenezer Situngkir, me­nyampaikan, sebaiknya jaksa memperbaiki kinerjanya ter­lebih dulu sebelum menga­jukan kenaikan gaji. Sampai saat ini, dia menilai kinerja dan efektivitas penanganan perkara masih buruk.

"Idealnya, sistem penggajian itu berbasis kinerja. Sekarang ini Jaksa berkinerja masih buruk dan diduga banyak memainkan perkara. Jadi belum pantas mer­eka meminta kenaikan gaji," ujar Sandi di Jakarta, kemarin.


Selain persoalan kinerja yang dianggapnya belum beres, Sandi mengingatkan, Kejaksaan sudah memperoleh hak berupa remu­nerasi.

Karena itu, menurut dia, ter­lalu berlebihan bila setiap saat, setiap ada kesempatan, Jaksa selalu mengeluh dan meminta gajinya dinaikkan.

Tradisi kurang baik yang dimulai dari proses rekrutmen dan seleksi masuk para jaksa, menurut Sandi, adalah salah satu akar persoalan yang ter­us menerus masih terjadi di Kejaksaan. Pola rekrutmen yang mengandalkan sogokan dan kolusi, korupsi, nepotisme (KKN), akan tetap memeli­hara perilaku korup dan tidak bersih di institusi kejaksaan. Sebaiknya, persoalan itu segera dibenahi Jaksa Agung, sebelum mulai mengeluhkan gaji.

"Sistem rekrutmen jaksa dan pegawai di Kejaksaan, serta pendidikan Jaksa yang diduga kuat masih banyak pungli (pun­gutan liar) masih terus terjadi," katanya Majelis Pertimbangn Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) itu. ***

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya