Berita

presiden joko widodo/net

Politik

Rachma: Saat Mega Berkuasa Pun Political Will Melawan Korupsi Tidak Ada

MINGGU, 25 JANUARI 2015 | 18:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Joko Widodo diminta untuk tidak memperlihatkan standar ganda dalam pemberantasan korupsi. Dibutuhkan political will yang kuat untuk menciptakan clean goverment dan good governence.

Sementara pernyataan Jokosi sejauh ini mengenai konflik antara Polri dan KPK terkesan sangat berhati-hati dan memperlihatkan dia seorang safety player.

"Jokowi tidak memberikan ketegasan dan solusi dalam kemelut Polri vs KPK," kata mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Rachmawati Soekarnoputri.


Menurut hemat pendiri Universitas Bung Karno ini, objektifitas dalam proses penyidikan kasus rekening gendut hanya bisa dicapai apabila Komjen Budi Gunawan ditarik dari pencalonan sebagai Kapolri.

Selain itu, posisi Kabareskrim pun diberikan kepada perwira polisi yang terbebas dari kepentingan pragmatis serta mau bekerja sama dengan KPK.

"Sebagai catatan saat Megawati menjadi penguasa pun political will dalam pemberantasan korupsi tidak ada. Justru terjadi skandal pengampunan terhadap pengemplang  BLBI serta penjualan aset strategis BUMN," demikian Rachma. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya