Berita

Mengapa Bambang Widjojanto Ditangkap di Hari Ulang Tahun Mega?

JUMAT, 23 JANUARI 2015 | 10:35 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Jumat Keramat adalah istilah yang selama ini digunakan merujuk penahanan tersangka kasus korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Disebut Jumat Keramat karena mereka biasanya ditahan pada hari Jumat.

Kali ini, giliran Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto yang ditangkap polisi. Bambang ditangkap saat mengantar anaknya ke sekolah. Belum diketahui dia ditangkap dalam kasus apa.


Kini Bambang diperkirakan sudah berada di kantor Badan Reserse Kriminalitas Mabes Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.

Penangkapan BW ini diperkirakan bagian dari konflik antara Polri dan KPK yang meruak belakangan menyusul status tersangka yang diberikan KPK kepada calon Kapolri Komjen Budi Gunawan.

Manuver KPK ini membuat kalangan PDIP gerah dan marah. Pasalnya, BG adalah jago sang ketua umum partai, Megawati Soekarnoputri.

Kemarin, Plt. Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto membongkar pertemuan dirinya dengan Abraham Samad menjelang Pilpres 2014. Karena tidak dipilih sebagai pendamping Joko Widodo, menurut Hasto, Samad pun dendam.

Pagi ini beredar kabar Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto ditangkap polisi.

Masih belum jelas kasus apa yang mendasari penangkapan itu.

Juga mengapa penangkapan itu dilakukan di saat Megawati merayakan hari ulang tahunnya yang ke -68.

Apakah ini kado ulang tahun, atau kebetulan belaka.

Kita tunggu sampai ada keterangan resmi mengenai penangkapan BW. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya