Berita

Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Jokowi Miris Lihat Wilayah Perbatasan Indonesia-Malaysia

Blusukan ke Kalimantan Barat
KAMIS, 22 JANUARI 2015 | 10:13 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Setelah sehari sebelumnya meresmikan Masjid Raya dan nyemplung ke sawah mena­nam padi bersama petani di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Presiden Joko Widodo (Jokowi) geser blusukan ke perbatasan Indonesia-Malaysia di wilayah Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar kemarin.

Terbang numpak helikopter TNI AU, Presiden bersama rombongan tiba di Entikong sekitar pukul 10.00 pagi. Ber­balut kemeja putih, celana hitam, Presiden langsung turun mengecek kondisi di seki­tar Pos Pemeriksaan Lintas Batas (PPLB). Setelah nge­cak-ngecek, Presiden Jokowi mengakui kondisi di wilayah perbatasan selama ini memang terabaikan dan kurang perhatian dari pemerintah pusat.

Entikong ini kalau saya lihat dan saya dapat informasi dan saya tanyakan lagi, memang sudah lebih dari 25 tahun nggak diapa-apain. Jadi kalau dibandingin dengan yang di seberang (Ma­laysia), memang sangat jauh, baik dari segi pelayanan beda jauh. Yang jelas untuk fisik dan untuk umum dan port (pelabuhan)-nya sangat jauh,” kata Presiden sem­bari memantau.


Melihat perbedaan yang men­colok tersebut, Presiden berjanji akan melakukan percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut mulai Maret tahun ini. Kita akan rombak total wajah perbatasan kita. Semoga dalam dua tahun ini akan berubah. Nanti Desember ke sini lagi kita lihat nanti,” ungkap Jokowi.

Selain membangun infrastruktur, pemerintah pusat juga merombak sistem pelayanan terpadu di wilayah perbatasan. Dengan sistem tersebut, penga­wasan di pos perbatasan akan lebih diperketat.

Nanti nggak ada lagi pe­nyelundupan. Semuanya di Entikong akan melalui x-ray online system, semuanya akan dibenahi tidak hanya fisik, pe­layanan dan sistem akan lebih baik,” ujar dia.

Kata Presiden, pembangunan besar-besaran di perbatasan bu­kan cuma menyejahterakan war­ga yang memang sejak merdeka masih dalam keterbatasan. Tapi, juga menumbuhkan rasa nasion­alisme dan kebanggaan jadi wong Indonesia. Ini masalah kebang­gaan, selain juga kesejahteraan,” kata Presiden.

Saat hendak meninggalkan Entikong, kondisi cuaca sem­pat memburuk. Hujan deras mengguyur wilayah perbatasan hampir selama setengah jam. Presiden dan rombongan, akh­irnya menunda perjalanan dan menunggu di Satgas Pengamanan Perbatasan sebelum melanjutkan kunjungan ke Tayan, Kabupaten Sanggau. ***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya