ilustrasi/net
ilustrasi/net
Massa yang berkumpul di Ibu Kota Niamey marah setelah pemerintah melarang diselenggarakannya pertemuan pemimpin Islam lokal untuk menyikapi terbitnya kembali majalah Charlie Hebdo. Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang berujung terjadinya bentrokan.
"Mereka menyinggung Nabi Muhammad kami. Itulah yang kami tidak suka," kata seorang pengunjuk rasa Amadou Abdoul Ouahab seperti dimuat Reuters.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51
Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35
Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28
Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53
Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40
Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53
Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31
Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53
Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06
Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36