Berita

ilustrasi/net

Nusantara

Manajemen Jasa Marga Harus Dievaluasi

JUMAT, 16 JANUARI 2015 | 14:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pendiri Kelompok Kajian Mahasiswa BUMN Studies Prasetyo meminta untuk dilakukan pembenahan seleksi manajemen di tubuh PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Pasalnya, di bawah kepemimpinan Direktur Utama Adityawarman kinerja perusahaan pelat merah tersebut dinilai tidak efisien.

Sebelum menjabat Direktur Utama pada Januari 2012 yang lalu, Adityawarman menjabat sebagai Direktur Operasional yang bertanggungjawab memimpin dan memastikan tercapainya sasaran perusahaan seperti pengoperasian jalan tol, pengumpulan pendapatan jalan tol serta pemerliharaan.

"Semasa Adityawarman menjadi Direktur Operasional, Jasa Marga mengalami berbagai hal yang menyebabkan ketidakefisienan, ketidakefektifan dan ketidakhematan yang kesemuanya berpotensi mengakibatkan kerugian perusahaan dan kerugian negara," katanya di Jakarta, Jumat (16/1).


Dirinya menuturkan, berdasarkan Pemeriksaan Kinerja BPK tahun 2009 dan 2010 semester I pengelolaan kegiatan pelayanan jalan tol PT Jasa Marga belum sepenuhnya efisien dan efektif, ini tercermin dari berbagai hal yang sangat tidak efisien. Misalnya,  kontrak pekerjaan outsourcing pengumpulan tol di PT Jasa Marga tidak standar sehingga pengamanan hasil pendapatan tol berpotensi tidak efektif.

Kemudian PT Jasa Marga, lanjutnya, tidak berperan aktif dalam pengembangan sistem pembayaran dengan teknologi kartu nir sentuh sehingga penerapan sistem tersebut tidak efektif.

"Implementasi Gardu Tol Otomatis (GTO) tertunda sehingga efisiensi biaya pengumpulan tol dan peningkatan waktu transaksi di gardu juga tidak tercapai. Lalu tak adanya database kondisi jalan sebagai dasar penentuan skala prioritas perencanaan mengakibatkan program pemeliharaan berpotensi tidak efektif," ungkapnya.

Melihat hal tersebut, BUMN Studies mengajak masyarakat untuk aktif terlibat mengawasi kinerja pelayanan tol yang dilakukan oleh PT Jasa Marga Tbk.

"Masyarakat harus berperan aktif menyorot kinerja Jasa Marga agar para pengguna tol dapat merasakan manfaat yang seimbang. Kami mendesak Presiden Jokowi dan Kementerian BUMN untuk mengevaluasi kinerja direksi PT Jasa Marga agar perusahaan pengelola tol ini dapat memberikan pelayanan yang memuaskan dan bekerja lebih baik serta efisien," tegasnya. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya