Berita

ilustrasi/net

DPR Setuju BG Kapolri, Rakyat Harus "Yasinan"

RABU, 14 JANUARI 2015 | 20:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Joko Widodo diminta untuk tidak melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri sekalipun Komisi III DPR telah memberikan persetujuan.

"Jika memaksakan diri tetap melantik BG, Jokowi harus siap menghadapi kemarahan rakyat," ujar Direktur Pusat Advokasi dan Pengawasan Penegakan Hukum (PAPPH), Windu Wijaya, kepada Kantor Berita Politik , sesaat lalu (Rabu, 14/1).

Bukan tidak mungkin, katanya, Jokowi hengkang dari Istana akibat kemarahan rakyat.


"Hati-hati kalau rakyat marah, Jokowi bisa diusir dari Istana," imbuhnya.

Ia mempertanyakan langkah Komisi Hukum DPR yang memberikan persetujuan terhadap BG padahal jelas-jelas berstatus tersangka dugaan rekening gendut. Bahkan, persetujuan tersebut disampaikan anggota Komisi III secara aklamasi.

"Sebaiknya seluruh rakyat Indonesia menyelengarakan yasinan (membaca Al Quran surat Yasin) nasional karena anggota DPR tak punya hati nurani," tukasnya.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya