Berita

presiden joko widodo/net

Politik

TRAGEDI CALON KAPOLRI

Inilah Hikmah di Balik Status Baru Budi Gunawan

SELASA, 13 JANUARI 2015 | 23:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ada hikmah di balik status baru yang disematkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di atas pundak calon tunggal Kapolri Komjen Budi Gunawan.

Presiden Joko Widodo diminta menjadikan peristiwa yang bagi kebanyakan orang mengagetkan ini sebagai momentum untuk membersihkan lingkungannya dari orang-orang bermasalah yang ingin mengeruk keuntungan di balik punggungnya.

"Ini momentum bagi Presiden untuk memeriksa dan membersihkan orang-orang di Istana yang diduga bermain (di balik pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri)," ujar salah seorang pentolan tim relawan pendukung Jokowi, Adam WH.


Di sisi lain, Adam yang juga Ketua Asosiasi Media Digital Indonesia meminta KPK untuk segera menyelidiki kemungkinan permainan uang dalam proses meloloskan Budi Gunawan sebagai callow tunggal Kapolri.

Adam pun meminta KPK tidak menerapkan standar ganda dalam pemberantasan korupsi. Lembaga yang dipimpin Abraham Samad ini diimbau untuk tidak sungkan-sungkan membersihkan Istana hingga ke dalam-dalamnya.

"Segera proses menteri-menteri yang diduga mendapatkan raport merah saat seleksi penyusunan kabinet yang lalu,”' demikian Adam. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya