Berita

Politik

Sempat Beredar Kabar Budi Gunawan akan Dikorbankan

SENIN, 12 JANUARI 2015 | 07:20 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Keputusan Presiden Joko Widodo mengajukan Komjen Budi Gunawan sebagai calon tunggal untuk menempati kursi Tri Brata Satu (TB-1) atau Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia cukup mengagetkan berbagai kalangan.

Informasi yang dihimpun dari kalangan politisi di tanah air menyebutkan kekagetan itu tidak hanya berkaitan dengan kontroversi mengenai isu rekening gendut yang pernah menyenggol mantan ajudan Megawati Soekarnoputri itu.

Tetapi juga berkaitan dengan persaingan internal di tubuh perwira tinggi Polri yang memiliki peluang menjadi Kapolri.


Nama Budi Gunawan yang hingga kini masih menjabat Kepala Lembaga Pendidikan Polisi (Lemdikpol) semakin kuat di bursa calon Kapolri sekitar bulan lalu. Berbagai kalangan, termasuk LSM pemerhati polisi memberikan apresiasi yang begitu tinggi.

Sebelum itu sempat beredar kabar bahwa nama Budi Gunawan sengaja dipasang sebagai pengalihan. Ini dilakukan karena ada keyakinan nama mantan Kapolda Jambi itu akan digodok di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi (PPATK) sebelum akhirnya disetujui Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri.

Dalam penggodokan di KPK dan PPATK itulah diperkirakan nama Budi Gunawan akan gugur.

Tetapi perkiraan ini meleset karena pada faktanya Presiden Jokowi tidak melibatkan KPK dan PPATK, melainkan mengirimkan langsung surat permintaan persetujuan pencalonan kepada Ketua DPR RI. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya