Berita

Minta Maaf Iklan Viral, Indosat Sowan ke Budayawan Bekasi

MINGGU, 11 JANUARI 2015 | 16:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Operator telekomunikasi nasional PT Indosat Tbk sigap menanggapi kritik atas iklan layanan roaming yang beredar di sosial media berjudul "Liburan ke Aussie Lebih Mudah Dibanding ke Bekasi". Perwakilan operator langsung turun ke lapangan menemui perwakilan tokoh masyarakat dan budayawan Bekasi yang menilai iklan tersebut telah menyinggung mereka.

Group Head Corporate Communication PT Indosat, Fuad Fachroeddin didampingi Group Head Marketing Communication, Toni Darusman, bertemu dengan tokoh budayawan Bekasi Komarudin Ibnu Mikam dan perwakilan lintas komunitas Budaya Bekasi untuk menyampaikan permohonan maaf atas  iklan layanan kemudahan komunikasi roaming dari Indosat yang terkait dengan Bekasi dan sempat beredar di sosial media.
 
"Kami menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas hal tersebut. Kami mohon maaf dan sama sekali tidak ada maksud menyinggung siapapun," ujar Fuad Fachroeddin, Group Head Corporate Communications Indosat, dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Minggu (11/1).


Komarudin Ibnu Mikam yang mewakili sejumlah Komunitas Budayawan Bekasi menerima permintaan maaf dari PT Indosat dengan baik. Dalam pertemuan Komarudin Ibnu Mikam dan perwakilan lintas komunitas Budaya Bekasi menjelaskan keunikan dan keunggulan budaya, masyarakat dan cagar alam di wilayah Bekasi.

PT Indosat sangat mengapresiasi penjelasan tersebut sehingga lebih memahami keberagaman dan kekayaan Budaya Bekasi, termasuk situs-situs cagar budayanya.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya