Berita

ilustrasi/net

Dunia

Hina Islam, Blogger Ini Dicambuk 1.000 Kali

SABTU, 10 JANUARI 2015 | 18:27 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Arab Saudi memberikan hukuman cambuk kepada seorang blogger yang dinilai telah menghina Islam pada Jumat (9/1).

Pria yang dihukum cambuk itu adalah Raef Badawi. Ia diketahui melakukan penghinaan terhadap Islam pada Juni tahun 2012 lalu. Sejak saat itu ia mendekam di balik jeruji besi. Namun pada September 2014, pria berusia 30 tahun itu divonis hukuman 10 tahun penjara serta 1.000 kali cambukan.

Pada Jumat (9/1) Badawi menerima cambukan pertama sebanyak 50 kali. Cambukan serupa akan diterimanya selama 20 minggu ke depan hingga total 1.000 cambukan.


Namun bentuk hukuman semacam itu memicu sorotan keras dari sejumlah negara Barat seperti Amerika Serikat dan Swedia serta sejumlah LSM internasional seperti Reporters Without Borders (RSF) dan Amnesty International.

Mereka menilai, hukuman cambuk semacam itu merupakan hukuman yang kejam dan mengekang kebebasan berekspresi.

Menteri Luar Negeri Swedia, Margot Wallstrom, menuntut hukuman cambuk ini harus segera dihentikan.

"Blogger Raef Badawi dicambuk di Arab Saudi. Upaya kejam ini yang membungkam bentuk ekspresi modern harus dihentikan," katanya di akun resmi Twitter-nya @margotwallstrom.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya