Berita

Hayat Boumeddiene

Dunia

TEROR DI PARIS

Polisi Masih Mencari Hayat Boumeddiene

SABTU, 10 JANUARI 2015 | 06:57 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Said Kouachi (34) dan adiknya Cherif Kouachi (32) tewas setelah terlibat adu tembak dengan polisi yang mengepung mereka di kawasan industri Dammartin-en-Goele, di utara Paris (Jumat malam, 9/1).

Dua hari sebelumnya kakak beradik Kouachi menyerang kantor Charlie Hebdo. Serangan yang menewaskan 10 jurnalis dan dua orang polisi itu dinilai sebagai teroris paling besar di Prancis dalam 50 tahun terakhir.

Di saat yang hampir bersamaan, sekitar 50 kilometer dari tempat Kouachi bersaudara  terbunuh, Amedy Coulibaly (32) juga tewas diterjang peluru panas polisi di sebuah supermarket di Porte de Vincennes.


Sehari sebelumnya Coulibaly dan istrinya Hayat Boumeddiene (26) membunuh seorang polisi wanita dan seorang penyapu jalan.

Sebanyak 16 sandera berhasil diselamatkan dalam dua aksi saling tembak di dua tempat itu.

Hingga kini polisi masih mencari Hayat Boumeddiene.

Harian Le Journal de Dimanche melaporkan bahwa tahun lalu Coulibaly pernah dijatuhi hukuman penjara selama lima tahun karena terlibat dalam rencana membebaskan Sman Ait Ali Belkacem, pelaku pengeboman museum kereta api di tahun 1995. Tetapi entah mengapa, Boulibaly dibebaskan lebih awal dari masa hukumannya.

Dalam wawancara via telepon dengan stasiun BFMTV saat drama penyanderaan dan saling tembak terjadi Boulibaly mengatakan bahwa aksi yang dilakukannya bersama Boumeddiene memiliki kaitan dengan penyerangan Charlie Hebdo.  [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya