Berita

ilustrasi/net

Dirjen PAS Ingin Rutan Punya Detektor Ponsel

SABTU, 10 JANUARI 2015 | 03:09 WIB | LAPORAN:

Direktorat Jenderal Permasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM terus berupaya mengatasi penyelundupan barang terlarang ke dalam rumah tahanan (rutan). Seperti telepon selular maupun komputer jinjing

Dirjen PAS Kemenkum HAM Handoyo Sudrajat mengatakan, guna mengatasi persoalan tersebut diperlukan alat khusus yang bisa digunakan untuk mendeteksi barang-barang terlarang.

"Kita tidak punya alat untuk deteksi barang terlarang seperti handphone dan laptop. Kita butuh alat seperti detektor logam khusus untuk barang-barang itu," ungkapnya saat dihubungi, Jumat malam (9/1).


Menurut Handoyo, saat ini proses pemeriksaan dilakukan secara manual dengan menggelar razia rutin. Namun, dia mengakui bahwa razia saja tidak cukup untuk mengatasi persoalan sehingga barang-barang terlarang tetap bisa masuk ke dalam rutan. Terlebih pada saat membludaknya pengunjung.

"Kalau razia harus kerahkan tenaga lainnya misalnya lapas minta dukungan tenaga di Ditjen atau Polri. Kita kurang orangnya," bebernya.

Oleh karena itu, Handoyo berharap tahun ini bisa disediakan alat khusus untuk mendeteksi handphone dan laptop di rutan.

"Mudah-mudahan 2015 kita bisa adakan alatnya termasuk tenaganya," tandas dia. [why]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya