Berita

ilustrasi/net

Ahok Mimpi Mau Jadikan Bank DKI Sejajar Bank Mandiri

RABU, 07 JANUARI 2015 | 20:20 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Gagasan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama mensejajarkan Bank DKI dengan Bank Mandiri atau Bank BCA dinilai cuma mimpi belaka. Suntikan dana segar Rp 30 hingga Rp 40 triliun kepada Bank DKI pun dinilai hanya akan sia-sia belaka.

"Itu adalah ide yang paling luar biasa. Sayangnya Ahok tidak pernah tahu dengan riel terkait apa dan bagaimana isi perut Bank DKI," ujar Direktur Eksekutif Pengawas Aparatur Sipil Negara, Sangga Sinambela dalam keteranganya kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (7/1).

Menurut dia ide Ahok mengupayakan penyuntikan dana yang besumber dari APBD DKI bisa berujung masala karena belum dilakukan kajian secara mendalam terhadap kemampuan sumber manusia Bank DKI.


Kandidat doktor hukum itu menyarankan sebaiknya mulai awal tahun ini Ahok melakukan berbagai hal yang maksimal terkait bagaimana cara mengkaji kualitas SDM Bank DKI sebelum dana segar dikucurkan. Kajian terutama perlu dilakukan terkait risk management dan kepatuhan.

"Itu dua bidang yang terpenting harus diperhatikan Pemda DKI Jakarta kalau mau memaksimalkan kinerja Bank DKI," imbuhnya.

Dia juga mengimbau Ahok untuk mengkaji mulai fase penerimaan SDM sampai dengan penempatan dan sistem penggajian di Bank DKI sehinga nanti bisa mengejar target pencapaian.

"Jangan seperti masa gubernur yang sebelum-sebelumnya dimana penerimaan dan penempatan SDM dilakukan dengan hanya mengandalkan 'managemen sesuka hati'," ucapnya.

Masih kata Sangga, kalaupun saat ini ada sistem penerimaan SDM menggunakan jasa konsultan dari universitas, hal itu hanya di bagian tertentu yang porsentasenya amat kecil. Akibatnya, saat ini terlihat jelas kualitas SDM Bank DKI jauh ketinggalan misalnya dibanding SDM Bank BJB.

Menurut dia, Ahok cenderung tidak akan bisa dengan fleksibel menata Bank DKI. Sebab bank milik pemprov DKI itu diduga ada kekuatan politis. "Beda jauh dengan suasana di Pemda," singkat dia.

Sangga menambahkan, apakah Ahok nanti bisa mengejar mimpinya mensejajarkan bank milik masyarakat Jakarta itu dengan bank-bank BUMN atau malah dia akan mengalami kegagalan dalam menata SDM Bank DKI yang penuh kontaminasi politik tersebut.

"Saat ini saja,  untuk bisa bergerak lebih maju sedikit dari posisi yang sekarang itu sulit," tutup dia.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya