Berita

ilustrasi/net

Politik

Kemenlu: Travel Warning dan Travel Advice Masih Wajar

RABU, 07 JANUARI 2015 | 16:11 WIB | LAPORAN:

Kementerian Luar Negeri menegaskan tidak ada peningkatan level ancaman keamanan di Indonesia. Hal ini ditegask terkait travel warning yang dikeluarkan Amerika Serikat dan travel advice yang dikeluarkan Australia, pekan ini.

Penegasan itu disampaikan jurubicara Kemenlu, Armanata Nasir, kepada wartawan di Kantor Kemlu RI, Jakarta, Rabu (7/1)

"Kami tegaskan, tidak ada peningkatan threat level (level ancaman) di Indonesia walau ada travel warning dan advice ini," kata Armanata


Sejauh ini, menurut Kemenlu, adanya surat travel warning atau advice dari AS dan Australia itu merupakan hal wajar. Kebanyakan negara juga akan melakukan hal yang sama jika terjadi sesuatu hal yang dianggap membahayakan jiwa warganya.

"Kemenlu juga memberlakukan travel advice saat ada penyanderaan di Sydney," kata Armanata.

Menurut Armanata AS dan Australia mendapatkan informasi ancaman dari pihak mereka sendiri di Indonesia, dan mereka mempunyai kewajiban untuk menyampaikannya pada warga mereka.

Sebagaimana diketahui Australia dan Amerika Serikat (AS) mengingatkan warganya di Indonesia untuk mewaspadai kemungkinan adanya ancaman teror.

Pemerintah Australia mengeluarkan travel advice, setelah ada travel warning yang dikeluarkan AS untuk wilayah Surabaya, Jawa Timur. [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya