Berita

ilustrasi/net

Dunia

Perawat Inggris Terjangkit Ebola dalam Kondisi Kritis

MINGGU, 04 JANUARI 2015 | 16:37 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Seorang perawat asal Inggris yang bertugas menangani korban virus Ebola di Sierra Leone hari ini (Minggu, 4/1) berada dalam kondisi kritis.

Pauline Cafferkey, yang kondisinya terus memburuk beberapa hari terakhir, saat ini tengah berada di ruang isolasi di sebuah rumah sakit di London.

"Kondisi Pauline Cafferkey secara bertahap memburuk selama dua hari terakhir dan sekarang kritis," begitu pernyataan Royal Free Hospital London, tempat Cafferkey dirawat, seperti dimuat AFP.


Para dokter mengatakan, Cafferkey diduga tertular seorang pasien Ebola, Scot, karena sempat berinteraksi dengannya pada Rabu 31 Desember lalu.

Cafferkey sendiri yang bekerja dengan badan amal Save the Children in Sierra Leone, telah setuju untuk menjalani pengobatan plasma darah.

Teknik pengobatan Plasma yaitu dengan mengambil darah pasien untuk dicampur dengan antibodi yang akan membantunya melawan virus.

Hal ini karena dokter tidak mampu memberikan ZMapp, obat yang digunakan untuk mengobati perawat yang juga berasal dari Inggris, William Pooley, karena pasokan telah habis. [why] 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya