Berita

foto:net

Dunia

Lebih dari 12 Ribu Sipil Irak Tewas di Tahun 2014

SABTU, 03 JANUARI 2015 | 17:30 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Setidaknya 12.282 warga sipil Irak tewas dan 23.126 lainnya terluka sepanjang tahun 2014. Ini menasbihkan bahwa tahun 2014 menjadi tahun paling mematikan bagui Irak pasca perang sipil Irak tahun 2006 hingga 2007.

"Warga sipil Irak terus mengalami kekerasan dan terorisme. Pada 2014 memiliki jumlah tertinggi korban sejak kekerasan terjadi di tahun 2006hingga 2007," ujar Utusan Khusus Sekretaris Jenderal dan Kepala Misi Bantuan PBB untuk Irak (UNAMI) Nickolay Mladenov, seperti dikutip Xinhua pada hari ini (Sabtu, 3/1).

Mladenov melanjutkan, selama bulan Desember 2014 saja sekitar 1.101 warga Irak tewas dan 1.868 lainnya terluka dalam serangan teroris dan kekerasan. Korban tewas meliputi 680 warga sipil dan 421 personel keamanan.


"Sekali lagi, saya mengajak semua aktor politik di Irak untuk datang bersama-sama dan mencari solusi damai terhadap masalah-masalah yang dihadapi negeri ini. Saya berharap bahwa 2015 akan menjadi tahun di mana hal ini dapat dilakukan," harap Mladenov.

Situasi keamanan di Irak telah secara drastis memburuk sejak Juni lalu ketika bentrokan berdarah pecah antara pasukan keamanan Irak dan gerilyawan dari Negara Islam. Bulan tersebut tercatat memiliki jumlah tertinggi korban sipil sepanjang tahun 2014, dengan total 1.775 warga sipil tewas dan 2.351 lainnya terluka. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya