Berita

HISTORIA

Inilah Peristiwa Paling Mengejutkan 110 Tahun Lalu

JUMAT, 02 JANUARI 2015 | 09:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kalau bukan yang paling mengejutkan, peristiwa yang terjadi 110 tahun lalu ini pastilah yang paling memalukan. Atau, kedua-duanya, paling mengejutkan juga paling memalukan.

Persis pada tanggal 2 Januari 1905, pasukan Rusia yang berada di Port Arthur, di ujung selatan Provinsi Liadong, China, menyerah kalah kepada pasukan Jepang.

Jepang menyerang Port Arthur pada 9 Februari 1904, yang menandakan awal dari Perang Rusia-Jepang. Serangan Jepang semakin intensif memasuki bulan Juli 1904, dan menemukan puncaknya pada 2 Januari 1905 itu.


Kekalahan Rusia di Port Arthur adalah salah satu momen penting dalam peperangan yang baru benar-benar berakhir lima bulan kemudian.

Pada 5 September 1905  delegasi kedua negara menandatangani perjanjian di Portsmouth, New Hampshire, Amerika Serikat. Presiden AS ketika itu, Theodore Roosevelt, memainkan peranan penting sebagai mediator perdamaian.

Kekalahan Rusia dalam perang yang berlangsung setahun itu benar-benar mengejutkan dunia pada masa itu. Bagaimana pun juga Rusia dikenal sebagai salah satu kekaisaran yang penting dalam perkembangan peradaban Eropa. Adapun Jepang dikenal sebagai kekuatan baru dari Asia yang dipandang lemah.

Kemenangan Jepang atas Rusia ini menjadi bahan kampanye utama Jepang di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara, dianggap sebagai bukti bahwa Jepang adalah saudara tua yang siap menyelamatkan bangsa-bangsa lain di Asia dari penjajahan bangsa-bangsa Eropa.

Misi Jepang mengusir bangsa Eropa dari Asia dilakukan saat bangsa-bangsa Eropa kewalahan menghadapi Jerman dalam Perang Dunia Kedua.

Jepang memukul Inggris di daratan Asia Timur dan Tenggara, lalu memukul Amerika Serikat di Hawaii, sebelum akhirnya mengusir Belanda dari Hindia Timur yang kini bernama Indonesia. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya